Foto: Samsung
Foto: Samsung

CES 2026

Bespoke AI 2026, Cara Samsung Sulap Rumah Pintar Jadi Pendamping Hidup

Mohamad Mamduh • 10 Januari 2026 15:24
Jakarta: Samsung kembali mencuri perhatian di ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026 di Las Vegas dengan memperkenalkan jajaran perangkat rumah tangga pintar terbaru bertajuk Bespoke AI 2026.
 
Dengan konsep Home Companion, perusahaan teknologi asal Korea Selatan ini menegaskan ambisinya menjadikan perangkat rumah bukan sekadar alat, melainkan mitra cerdas yang mampu memahami kebutuhan penggunanya sehari-hari.
 
Samsung menjelaskan bahwa inovasi kecerdasan buatan kini menjadi inti dari pengalaman rumah pintar. Melalui integrasi dengan platform SmartThings, perangkat seperti kulkas, mesin cuci, hingga televisi dapat saling terhubung dan berkomunikasi.

Dukungan kamera, layar, serta pengenalan suara Bixby memungkinkan perangkat untuk melihat, mendengar, dan memahami aktivitas penghuni rumah. Dengan demikian, perangkat rumah tangga tidak lagi pasif, melainkan proaktif memberikan rekomendasi dan solusi sesuai kebiasaan pengguna.
 
Dalam presentasi di CES, Samsung juga menyoroti strategi regional yang berbeda untuk setiap pasar. Di Amerika Utara, pertumbuhan dipacu oleh inovasi bentuk baru seperti Bespoke AI Laundry Combo dan paket dapur pintar.
 
Di Eropa, fokus diarahkan pada efisiensi energi, dengan perangkat yang diklaim hingga 65 persen lebih hemat dibanding standar minimum kelas A. Sementara itu, di Amerika Latin permintaan tinggi datang dari solusi laundry dan pendingin ruangan. Di Asia, minat terhadap ekosistem rumah pintar terus meningkat, dengan fitur lokal seperti dukungan bahasa regional dan mode hemat energi yang diperluas.
 
Ke depan, Samsung berencana memperluas penerapan AI ke sektor lain, termasuk sistem HVAC, rumah modular, hingga layanan berbasis asuransi untuk perawatan rumah. Perusahaan menegaskan komitmen pada kolaborasi terbuka, penyesuaian regional, serta dukungan perangkat lunak jangka panjang agar teknologi tetap relevan bagi berbagai gaya hidup. Dengan pendekatan ini, Samsung berharap dapat mengurangi beban rumah tangga sekaligus menghadirkan pengalaman yang lebih personal bagi konsumen.
 
Bagi pasar Indonesia, kehadiran fitur hemat energi menjadi relevan dengan kebutuhan efisiensi listrik nasional. Dukungan bahasa lokal juga akan memudahkan interaksi sehari-hari, sehingga teknologi rumah pintar dapat lebih cepat diterima masyarakat.
 
Peluncuran Bespoke AI 2026 menandai langkah besar Samsung dalam mendefinisikan ulang konsep rumah pintar. Dari dapur hingga ruang keluarga, perangkat kini hadir sebagai pendamping yang adaptif, efisien, dan siap menjawab tantangan gaya hidup modern.
 
Dengan strategi global yang disesuaikan secara regional, Samsung menegaskan posisinya sebagai pionir dalam menghadirkan rumah masa depan yang benar-benar cerdas.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan