Twitter tengah menguji fitur untuk mengunggah tweet berupa suara pada aplikasi versi iOS.
Twitter tengah menguji fitur untuk mengunggah tweet berupa suara pada aplikasi versi iOS.

Pengguna iPhone Kini Dapat Unggah Pesan Suara di Twitter

Teknologi teknologi twitter
Lufthi Anggraeni • 18 Juni 2020 16:38
Jakarta: Twitter telah memperbaiki banyak permasalahan pada platform miliknya, namun banyak fitur yang diminta pengguna belum diterapkan pada aplikasi jejaring sosial tersebut. Kini, Twitter mengumumkan update berisi dukungan fitur unik.
 
Phone Arena melaporkan bahwa mulai hari ini, pengguna iOS dapat mengunggah tweet dengan suara mereka. Fitur ini tidak memiliki batasan karakter layaknya kemampuan unggah via teks, meski berkicau dengan suara diklaim Twitter tidak terlalu berbeda dibandingkan dengan via teks.
 
Namun, fitur ini masih dalam tahap pengujian, sehingga belum dapat menyuguhkan kemampuan optimal bagi pengguna. Bagi pengguna yang tidak berkeberatan akan hal tersebut, berikut langkah yang perlu dilakukan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pengguna perlu mengakses kolom pembuat Tweet dan mengetuk ikon gelombang, yang akan menghadirkan foto profil pengguna dengan tombol rekam di bagian bawah. Dan pengguna hanya perlu mengetuk tombol untuk mulai merekam suara.
 
Setelah selesai merekam pesan, ketuk tombol Done, dan kembali ke layar pembuat Tweet untuk mengunggahnya. Twitter menyebut bahwa fitur ini memiliki batasan waktu selama 140 detik, setara 280 karakter pada tweet versi teks.
 
Dan setelah terunggah, pengikut akun Twitter pengguna akan menemukan foto profil di linimasa atau timeline. Pengikut dapat mendengarkan pesan dengan mengetuk foto profil pengguna. Bagi pengguna iPhone, pemutaran akan dimulai di jendela baru yang tersemat di bawah timeline.
 
Karena Twitter masih bereksperimen dengan fitur ini, hanya pengguna Twitter versi iOS dalam jumlah terbatas yang dapat memanfaatkannya saat ini. Namun pengembang berjanji bahwa seluruh pengguna aplikasi versi iOS akan segera menikmatinya dalam beberapa minggu mendatang.
 
Sebelumnya, Twitter melalui akun TwitterSupport mengumumkan fitur baru yang telah diuji selama beberapa waktu di platform media sosial karyanya. Fitur baru ini mengajak pengguna untuk membaca artikel sebelum meneruskan tweet.
 
Twitter beralasan bahwa terkadang judul tidak menjelaskan berita secara menyeluruh. Keputusan ini juga dilandasi oleh peningkatan ketegangan di wilayah Amerika Serikat dan paparan politik harian selama beberapa tahun terakhir.
 
(MMI)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif