Facebook Rombak Messenger, Jadi Lebih Simpel
Tampilan night mode dari Messenger.
Jakarta: Facebook berencana merombak desain Messenger. Mereka berjanji memberikan pengalaman penggunaan yang lebih sederhana setelah menambahkan fitur-fitur ekstra yang tidak terlalu berguna seperti game selama bertahun-tahun.

"Ketika Anda mengirimkan pesan, Anda ingin proses yang simpel dan cepat," kata CEO Facebook Mark Zuckerberg dalam konferensi F8. "Kami mengambil kesempatan ini untuk merombkan desain Messenger sehingga fokus pada dua hal itu." 

Sekali lagi, Zuckerberg menekankan bahwa mereka ingin membuat aplikasi Messenger yang "rapi" dan "cepat" sebelum membahas topik lain, lapor The Verge


Messenger VP David Marcus berkata bahwa aplikasi Messenger baru ini akan diluncurkan "sebentar lagi".

Aplikasi ini telah dikembangkan oleh tim Facebook sejak awal tahun 2018. Salah satu fitur yang ada pada Messenger baru adalah dark mode, yang menjadikan tulisan pada Messenger berwarna putih pada latar belakang hitam. 

Sementara tombol navigasi pada bagian bawah telah disederhanakan menjadi tiga tab utama yang fokus pada komunikasi. Ikon untuk kamera dan video chat masih akan tetap muncul di bagian kanan atas aplikasi. Namun, secara keseluruhan, aplikasi Messenger baru terlihat lebih simpel. 

Facebook tampaknya menyadari bahwa mereka perlu merombak desain Messenger setelah mereka menyadari banyaknya pengguna yang mulai menggunakan Messenger Lite. 



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.