Ratusan Orang Laporkan Akun Instagramnya Dibobol
Korban peretasan akun Instagram protes di Twitter.
Jakarta: Sejumlah pengguna Instagram mengaku bahwa mereka menjadi korban dari serangan siber dengan metode yang sama. Penyerang memaksa korban untuk keluar dari akunnya sebelum mengganti data pribadi pengguna.

Ratusan orang telah melaporkan diri sebagai korban dari serangan ini sejak Agustus, lapor Mashable, yang menunjukkan kesamaan antara serangan-serangan ini.

Korban mengaku bahwa mereka dikeluarkan dari akun mereka, sebelum nama dan foto profil mereka diganti, biasanya menjadi karakter Disney atau Pixar, menurut laporan CNET.


Profil korban juga kemudian akan dihapus. Korban juga tidak bisa mereset password karena akun mereka telah dihubungkan dengan email baru yang memiliki alamat .ru, domain asal Rusia.

Kebanyakan korban yang berbicara pada Mashable tidak mengaktifkan fitur autentikasi dua faktor. Namun, seorang pria mengaku dia telah menggunakan fitur itu dan akunnya tetap diserang.

Para hacker tampaknya tidak mengunggah foto baru atau menghapus foto lama. Namun, perubahan pada informasi pribadi akun membuat korban kesulitan untuk mendapatkan kembali akses ke akun mereka karena pesan dari Instagram akan masuk ke email baru.

Para korban lalu menggunakan Twitter untuk memprotes pada Instagram, yang menyebutkan bahwa mereka terus bekerja keras untuk memberikan keamanan pada para penggunanya.

"Ketika kami sadar bahwa sebuah akun telah diretas, kami menutup akses ke akun tersebut dan para korban akan diminta untuk melewati proses remediasi sehingga mereka bisa mereset password mereka dan mengambil langkah lain untuk mengamankan akun mereka," kata juru bicara Instagram.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.