Dalam pernyataan resmi yang disampaikan oleh Harry Lee, perusahaan menilai smartphone kini telah berkembang dari sekadar alat komunikasi menjadi bagian integral dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam dokumen tersebut dijelaskan bahwa smartphone kini hadir di berbagai aspek aktivitas pengguna, dari bekerja, berkreasi, hingga berkomunikasi. Perubahan ini juga mendorong munculnya pola baru dalam kreativitas generasi muda, yang disebut sebagai extended creativity, yaitu proses kreatif yang terus berkembang, dinamis, dan terintegrasi dalam keseharian.
Menjawab kebutuhan tersebut, Samsung menghadirkan dua perangkat terbaru, yaitu Samsung Galaxy A57 5G dan Samsung Galaxy A37 5G. Kedua perangkat ini dirancang dengan tiga fokus utama, yaitu desain nyaman dan stylish, performa mendukung produktivitas dan kreativitas, serta daya tahan jangka panjang.
Galaxy A57 5G diposisikan sebagai perangkat yang mendukung ritme cepat generasi modern, dengan desain yang diklaim sebagai yang paling tipis dan ringan di lini Galaxy A. Perangkat ini juga dilengkapi peningkatan performa, manajemen suhu lebih baik, serta integrasi fitur AI untuk menunjang produktivitas.
Berbagai fitur berbasis AI turut dihadirkan, seperti Circle to Search, Voice Transcription, AI Select, dan Read Aloud. Sejumlah fitur ini dirancang untuk membantu pengguna dalam mencari informasi, memahami konten, hingga mengelola aktivitas secara lebih efisien.
Selain itu, teknologi Seamless Action Across Apps memungkinkan perpindahan aktivitas antar aplikasi berlangsung lebih lancar tanpa hambatan. Sementara itu, Galaxy A37 5G difokuskan pada kebutuhan kreativitas pengguna.
Perangkat ini dilengkapi fitur AI seperti Edit Suggestion dan Object Eraser, mempermudah proses pengolahan foto. Samsung juga menekankan kemampuan perangkat ini dalam menghasilkan foto portrait dan malam hari dengan kualitas tinggi, sehingga siap dibagikan secara instan.
Samsung juga menyoroti pentingnya keberlanjutan penggunaan perangkat dalam jangka panjang. Kedua model tersebut dibekali dukungan hingga enam generasi pembaruan perangkat lunak, guna memastikan perangkat tetap relevan dan dapat mengikuti perkembangan kebutuhan pengguna.
Melalui strategi ini, Samsung berupaya memperluas akses terhadap pengalaman smartphone premium tidak lagi terbatas pada segmen flagship. Integrasi AI, desain lebih matang, serta dukungan jangka panjang menjadi fondasi dalam menghadirkan perangkat lebih dekat dengan kebutuhan generasi muda saat ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News