realme 8 Pro.
realme 8 Pro.

Realme 8 Pro Masih Layak di 2026? Kamera 108MP Jadi Andalan, Harga Bekas Makin Murah

Cahyandaru Kuncorojati • 09 Juni 2026 09:09
Ringkasnya gini..
  • Realme 8 Pro kini dijual bekas mulai sekitar Rp1,5 jutaan, jauh turun dari harga rilis Rp4,49 juta.
  • Kamera 108MP, layar Super AMOLED, NFC, dan fast charging 50W masih menjadi daya tarik utamanya.
  • Meski layar masih 60Hz dan update Android terbatas, Realme 8 Pro tetap layak untuk penggunaan harian pada 2026.
Jakarta: Kenaikan harga smartphone baru sepanjang 2026 membuat banyak konsumen mulai melirik perangkat lawas, termasuk unit bekas atau second yang masih menawarkan spesifikasi kompetitif. 
 
Salah satu model yang masih cukup sering dicari adalah Realme 8 Pro, smartphone kelas menengah yang pertama kali diluncurkan resmi di Indonesia pada 2021.
 
Saat debut di Indonesia, Realme 8 Pro dibanderol Rp4.499.000 untuk varian RAM 8GB dan penyimpanan internal 128GB. Di kelas harga tersebut, perangkat ini menjadi salah satu smartphone yang ikut mempopulerkan kamera 108MP di pasar Indonesia.
  Lima tahun setelah peluncurannya, bagaimana posisi Realme 8 Pro di 2026? Apakah masih layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari?
 

Harga Realme 8 Pro di Indonesia Tahun 2026

Berdasarkan pantauan di sejumlah marketplace Indonesia pada Juni 2026, Realme 8 Pro dalam kondisi bekas umumnya dijual di kisaran Rp1,5 juta hingga Rp2,3 juta tergantung kondisi fisik, kesehatan baterai, kelengkapan, dan garansi yang masih tersedia.

Sementara unit baru atau stok lama yang masih tersegel sudah semakin sulit ditemukan. Jika tersedia, harganya biasanya berada di atas Rp3 juta karena jumlah stok yang terbatas.
 
Dengan harga bekas yang kini turun hingga lebih dari separuh harga peluncurannya, Realme 8 Pro menjadi salah satu smartphone lawas yang menarik bagi pengguna yang memiliki anggaran terbatas.
 

Spesifikasi Realme 8 Pro

Ketika diluncurkan di Indonesia, Realme 8 Pro membawa spesifikasi yang cukup kompetitif di kelas menengah. 
 
Smartphone ini menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon 720G yang dipadukan dengan RAM 8GB dan penyimpanan internal 128GB. Penyimpanan tersebut masih dapat diperluas menggunakan kartu microSD hingga 256GB.
 
Untuk layar, Realme 8 Pro mengusung panel Super AMOLED berukuran 6,4 inci dengan resolusi Full HD Plus. 
 
Penggunaan panel AMOLED menjadi salah satu nilai jual utama perangkat ini karena mampu menghadirkan warna yang lebih hidup dan kontras yang lebih baik dibanding panel LCD yang masih banyak digunakan pada smartphone murah saat itu.
 
Perangkat ini juga sudah dilengkapi sensor sidik jari di bawah layar, NFC untuk transaksi digital, USB-C, serta jack audio 3,5 mm yang saat ini mulai jarang ditemukan pada smartphone baru.
 
Di sektor daya, Realme menyematkan baterai 4.500 mAh yang didukung teknologi pengisian cepat 50W SuperDart Charge. Saat diperkenalkan, Realme mengklaim baterai dapat terisi hingga 50 persen hanya dalam waktu sekitar 17 menit.
 

Kamera 108MP Masih Jadi Nilai Jual

Salah satu alasan utama Realme 8 Pro masih dicari hingga sekarang adalah kemampuan kameranya.
 
Smartphone ini dibekali kamera utama 108MP yang dipadukan dengan kamera ultrawide 8MP, kamera makro 2MP, dan sensor hitam-putih 2MP. Sementara itu, kamera depannya memiliki resolusi 16MP.
 
Dalam ulasan Medcom.id saat perangkat ini diluncurkan, hasil foto dari kamera utama dinilai cukup memuaskan, terutama ketika memanfaatkan mode 108MP yang menghasilkan foto beresolusi sangat tinggi sehingga tetap tajam saat dipotong atau di-crop.
 
Realme juga menyertakan sejumlah fitur yang saat itu cukup unik, termasuk Starry Time-Lapse dan Tilt-Shift Time-Lapse yang menyasar pengguna yang gemar membuat konten foto dan video.
 

Masih Kuat untuk Kebutuhan 2026?

Untuk penggunaan harian seperti media sosial, WhatsApp, browsing, streaming video, hingga fotografi kasual, Snapdragon 720G masih tergolong memadai pada 2026.
 
RAM 8GB dan penyimpanan 128GB juga masih cukup untuk mayoritas pengguna. Bahkan beberapa smartphone baru di kelas Rp1 jutaan hingga Rp2 jutaan saat ini masih menawarkan konfigurasi yang tidak jauh berbeda.
 
Namun ada beberapa hal yang mulai terasa tertinggal. Salah satunya adalah refresh rate layar yang masih 60Hz. Saat ini, bahkan banyak smartphone entry-level sudah menggunakan layar 90Hz atau 120Hz yang memberikan pengalaman navigasi lebih mulus.
 
Selain itu, Realme 8 Pro juga tidak lagi mendapatkan pembaruan Android terbaru sehingga pengguna tidak bisa menikmati fitur-fitur modern yang tersedia pada smartphone generasi baru.
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA