Singapura: Komputer kuantum saat ini memang terlihat besar dan canggih, tetapi belum berfungsi optimal. Hal inilah yang dijelaskan oleh Eric W. Cao, Co-Founder & CEO Qifrost, di hadapan para pengunjung booth tour dalam ajang SWITCH 2026.
Cao membuka paparannya dengan perbandingan. Komputer kuantum saat ini umumnya baru memiliki total sekitar 100 qubit. Sebagai perbandingan, perangkat gawai yang digunakan masyarakat sehari-hari sudah menampung triliunan bit informasi. Agar komputer kuantum benar-benar dapat diandalkan untuk menyelesaikan masalah kompleks, dunia membutuhkan lompatan hingga jutaan qubit.
Namun, ekspansi skala besar ini terbentur pada tiga masalah fundamental dalam arsitektur konvensional komputer kuantum yang berlapis suhu, mulai dari suhu ruang hingga mencapai titik kriogenik di sekitar qubit. Tiga hambatan utama tersebut meliputi kabel koaksial fisik yang terlalu masif, panas berlebih yang dihasilkan oleh sinyal listrik dari kontrol suhu ruang, serta biaya produksi dan pengoperasian yang sangat tinggi.
"Setiap tambahan sinyal dan qubit justru menurunkan tingkat keberhasilan sistem untuk bekerja secara drastis," ujar Cao di hadapan para audiens. Tanpa adanya sistem yang dapat dikompresi dan diprediksi layaknya komputasi klasik, realitas kuantum akan sulit tercapai.
Lahir dari laboratorium nasional Singapura, Quantum Innovation Centre, Qifrost hadir membawa solusi konkret. Perusahaan ini mengadaptasi teknologi semikonduktor tradisional untuk ditempatkan langsung ke dalam sistem kriogenik kuantum. Ini memungkinkan minimalisasi arsitektur kabel secara masif, yang secara otomatis meredam panas berlebih sekaligus memangkas biaya operasional secara signifikan.
Dalam ekosistem quantum stack yang terbagi menjadi lima lapisan—mulai dari perangkat lunak, koreksi kesalahan, kontrol suhu ruang, kontrol kriogenik, hingga pengembang qubit—Qifrost mengambil posisi krusial di lapisan kontrol kriogenik. Strategi ini membuat Qifrost dilirik oleh para raksasa foundry semikonduktor.
Pabrik semikonduktor melihat teknologi kriogenik sebagai masa depan industri chip. Di sisi lain, para foundry menghadapi kelangkaan talenta yang memahami konfigurasi suhu ekstrem. Ditambah lagi, rendahnya volume permintaan awal membuat investasi massal menjadi tidak ekonomis. Qifrost hadir untuk menjembatani celah tersebut, menangani volume rendah saat ini sembari mempersiapkan landasan bagi industri untuk melompat dari kapasitas 100 qubit menuju target berikutnya di angka 1.000 qubit.
Dari lima modalitas utama komputasi kuantum, Qifrost memfokuskan portofolionya pada modalitas superconducting dan spin-qubit yang secara mutlak memerlukan sistem kriogenik, serta membuka peluang pada teknologi photonics untuk komponen pembacaan sensor.
Sementara itu, untuk modalitas seperti neutral atom dan trapped ion, Qifrost memilih mengambil sikap memantau dan mengikuti peta jalan dari para pengembang qubit terkait. Di tengah ketatnya persaingan industri, langkah bisnis Qifrost menunjukkan traksi yang positif. Perusahaan saat ini tengah merampungkan putaran pendanaan Seed Round sebesar SGD 6,3 juta yang ditargetkan tutup pada bulan depan.
Tidak hanya itu, Qifrost juga bersiap mengamankan kontrak komersial pertamanya dengan klien dari modalitas superconducting dan spin-qubit menjelang akhir tahun ini, dengan implementasi komersial penuh yang dijadwalkan mulai berjalan pada kuartal pertama 2027.
Menanggapi pertanyaan seputar apakah komputasi kuantum sekadar hype pasar, Cao memberikan pandangan yang realistis. Menurutnya, secara sains, prinsip kuantum adalah sebuah kepastian yang tidak terbantahkan, dan tidak ada satupun pemerintahan di dunia yang akan menghentikan investasinya karena risiko strategis geopolitik.
Kendati demikian, ia tidak menutup mata terhadap potensi risiko di pasar swasta. Valuasi yang melonjak tinggi pada perusahaan kuantum publik memicu kekhawatiran imbas dari sektor teknologi lain, seperti kecerdasan buatan (AI), yang gagal memenuhi ekspektasi pasar dan memicu tech winter.
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan