Google meluncurkan Pics, alat desain berbasis AI untuk membuat poster, flyer, dan konten media sosial dengan integrasi Google Workspace.
Google meluncurkan Pics, alat desain berbasis AI untuk membuat poster, flyer, dan konten media sosial dengan integrasi Google Workspace.

Google Pics Hadir, Jadi Alternatif Canva Berbasis AI

Lufthi Anggraeni • 02 September 2026 10:40
Ringkasnya gini..
  • Google meluncurkan Pics, alat desain AI untuk membuat poster, flyer, dan konten media sosial.
  • Google Pics menggunakan Gemini dan Nano Banana untuk membuat serta mengedit gambar berdasarkan perintah.
  • Pics terintegrasi dengan Docs dan Slides, serta akan hadir di Google Drive dalam beberapa minggu.
Jakarta: Google meluncurkan Google Pics, perangkat desain berbasis kecerdasan buatan (AI) ditujukan untuk membantu pengguna membuat dan mengedit materi visual secara lebih praktis. Layanan ini dirancang untuk pengguna Google Workspace yang membutuhkan materi seperti poster, flyer, hingga unggahan media sosial tanpa harus mengandalkan aplikasi desain pihak ketiga.

Mengutip Digital Trends, Google Pics menggabungkan kemampuan Gemini dengan model generatif gambar Nano Banana. Google mengembangkan layanan ini untuk menjawab persoalan yang masih sering ditemui dalam penggunaan AI untuk kebutuhan bisnis.

Persoalan tersebut seperti hasil yang tidak konsisten, proses mencoba berbagai prompt secara berulang, serta alur kerja yang mengharuskan pengguna berpindah-pindah aplikasi. Dengan pendekatan tersebut, Google menempatkan Pics sebagai alat yang dapat membantu pengguna menghasilkan materi visual profesional dengan proses lebih sederhana.

Kehadirannya sekaligus membuat Google berhadapan langsung dengan layanan desain seperti Canva dan Adobe Express.
 

Google Pics Andalkan Gemini dan Nano Banana

Google Pics menawarkan kemampuan untuk membuat gambar dari awal menggunakan perintah teks. Pengguna juga dapat memilih objek tertentu dalam sebuah gambar untuk kemudian mengubahnya melalui instruksi deskriptif.

Kemampuan pengeditan tersebut mencakup perubahan objek maupun teks yang terdapat di dalam gambar. Pengguna bahkan dapat meminta Pics untuk memformat ulang atau menerjemahkan teks yang ada dalam materi visual. 

Dengan demikian, pengeditan tidak terbatas pada menghasilkan gambar baru, tetapi juga dapat dilakukan terhadap elemen tertentu dari gambar yang sudah tersedia. Google juga membekali Pics dengan fitur peningkatan resolusi gambar hingga 2K dan 4K. 

Selain itu, gambar dapat dipotong dengan cepat untuk berbagai kebutuhan, termasuk format web, media sosial, cetak, maupun media digital lainnya. Fitur tersebut ditujukan untuk mengurangi kebutuhan pengguna melakukan pengeditan secara manual menggunakan berbagai aplikasi. 

Pics juga menyediakan kemampuan kolaborasi sehingga hasil desain dapat dibagikan kepada rekan kerja maupun pengguna lain. Google sebelumnya telah memperkenalkan Pics kepada sejumlah penguji setelah gelaran Google I/O. Kini, layanan tersebut mulai diperluas kepada pengguna dengan paket tertentu.

Google Pics Hadir, Jadi Alternatif Canva Berbasis AI
 

Terintegrasi dengan Google Docs dan Slides

Salah satu keunggulan Google Pics adalah integrasinya dengan ekosistem Google Workspace. Layanan ini tersedia sebagai aplikasi mandiri sekaligus terintegrasi dengan Google Docs dan Google Slides.

Melalui integrasi tersebut, pengguna dapat memilih gambar yang terdapat dalam dokumen atau presentasi untuk kemudian mengeditnya menggunakan rangkaian fitur AI yang tersedia di Pics. Google juga berencana menghadirkan integrasi Pics ke Google Drive dalam beberapa minggu mendatang.

Integrasi tersebut membuat proses pembuatan dan penyuntingan materi visual dapat dilakukan tanpa harus meninggalkan lingkungan kerja Google Workspace. Bagi pengguna yang sehari-hari bekerja menggunakan Docs atau Slides, pendekatan ini dapat menyederhanakan proses saat membutuhkan gambar untuk presentasi, dokumen, maupun kebutuhan komunikasi lainnya.

Google juga memosisikan Pics sebagai alat yang dapat digunakan untuk membuat berbagai materi visual, termasuk poster, flyer, dan unggahan media sosial. Dengan kemampuan berbasis AI, pengguna tidak harus memiliki keahlian desain grafis profesional untuk menghasilkan materi tersebut.
 

Mulai Digulirkan untuk Pengguna dengan Paket Tertentu

Google Pics mulai tersedia bagi sejumlah pelanggan Google Workspace dan pengguna paket Google AI tertentu. Layanan tersebut ditujukan untuk pengguna Business Standard, Business Plus, Enterprise Standard, dan Enterprise Plus.

Selain pelanggan Workspace, Pics juga mulai digulirkan kepada pengguna paket personal Google AI Pro dan Google AI Ultra, serta pelanggan Google AI Pro for Education. Kehadiran Google Pics memperlihatkan semakin kuatnya integrasi AI ke dalam perangkat produktivitas dan desain. 

Google tidak hanya menggunakan AI untuk menghasilkan gambar, tetapi juga memberikan kontrol lebih terarah melalui pemilihan objek, pengeditan berbasis instruksi, peningkatan resolusi, serta berbagai format pemotongan gambar.

Dengan kombinasi tersebut, Google Pics menjadi salah satu upaya Google untuk membawa proses pembuatan materi visual lebih dekat ke alur kerja pengguna Workspace. Layanan ini juga menambah persaingan di segmen perangkat desain berbasis AI yang sebelumnya telah diisi oleh Canva dan Adobe Express.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA