TomTom merilis aplikasi navigasi dan pemetaan karyanya di Huawei AppGallery.
TomTom merilis aplikasi navigasi dan pemetaan karyanya di Huawei AppGallery.

TomTom Rilis Aplikasi Navigasi di Huawei AppGallery

Lufthi Anggraeni • 05 September 2020 10:19
Jakarta: Saat perusahaan asal Amerika Serikat diperintahkan untuk berhenti bekerja sama dengan Huawei, satu aplikasi yang sangat dirindukan pengguna adalah Google Maps, berkat kemampuannya menawarkan solusi navigasi dan pemetaan.
 
Mengutip GSM Arena, perusahaan produsen smartphone asal Tiongkok tersebut akhirnya menemukan alternatif pada aplikasi peta yang baru saja dirilis TomTom pada toko aplikasi sistem operasi yang dikembangkan sebagai pengganti Android, AppGallery.
 
Aplikasi ini ditawarkan secara gratis selama 30 hari pertama penggunaannya, namun di bulan selanjutnya, pengguna harus membayar sebesar EUR1.99 (Rp34.756) per bulan atau sekitar EUR12.99 (Rp226.830) per tahun, jika ingin menggunakannya setelah masa percobaan berakhir.

TomTom menandatangani kesepakatan dengan Huawei pada bulan Januari lalu, dan setelah percakapan dengan perwakilan Huawei, mereka mengonfirmasi perusahaan teknologi berlokasi di Belanda ini terfokus pada pengembangan layanan dan alat lokasi dan pemetaan.
 
Huawei belum siap menyediakan alternatif untuk Google Maps secara tepat waktu untuk perilisan lini Huawei P40, namun kedua perusahaan berusaha keras untuk menawarkan pengalaman lebih terpersonalisasi untuk ponsel non-GMS.
 
Menggunakan aplikasi ini untuk pertama kalinya mengharuskan pengguna untuk mengunduh sejumlah peta untuk penggunaan offline. Unduhan ini akan memungkinkan pengguna menambahkan alamat rumah dan kantor, serta lokasi lain.
 
Hal ini merupakan kemampuan yang tidak dapat dilakukan Google Maps pada smartphone Huawei tanpa GMS. TomTom tidak menyuguhkan integrasi dengan layanan publik seperti transportasi massal atau rekomendasi terpersonalisasi untuk berbagai aktivitas.
 
Namun, TomTom menyuguhkan peta lebih mendetail untuk navigasi, dan aplikasi TomTom kerap disebut berbagai pihak sebagai cara terbaik untuk mengantarkan pengguna dari titik A ke titik B.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA