Google memungkinkan pengguna Maps untuk mengelola profil secara langsung dari aplikasi mobile.
Google memungkinkan pengguna Maps untuk mengelola profil secara langsung dari aplikasi mobile.

Google Maps Bolehkan Pengguna Kelola Profil Pribadi?

Teknologi teknologi google aplikasi
Lufthi Anggraeni • 12 November 2019 07:44
Jakarta: Google akhirnya mengizinkan pengguna Maps untuk mengelola profil mereka secara langsung dari aplikasi mobile, hal yang tidak dimungkinkan pada versi Maps sebelum update terkini digulirkan oleh Google.
 
Pengguna aplikasi Maps versi Android kini dapat mengubah nama Google dan foto profil, menambahkan biodata singkat di profil, serta mengelola pengaturan akun dan alat privasi yang akan digunakan untuk aplikasi Maps.
 
Pada versi sebelumnya, Google Maps hanya mengizinkan pengguna untuk memeriksa poin Local Guides, sehingga opsi untuk mengedit dan mengelola profil publik disambut dengan baik oleh pengguna yang ingin melakukan opsi ini dari aplikasi mobile.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pengguna juga dapat memilih untuk menyembunyikan kontribusi publik pada profil mereka. Untuk melakukannya, pengguna dapat mengakses Menu, lalu Your Profile, More dan pengaturan Profile, kemudian menonaktifkan opsi Show Contribution of Profile.
 
Dengan melakukan hal tersebut, nama, foto, dan biodata singkat pengguna akan tetap muncul di profil, dan dapat dilihat oleh seluruh pengguna Maps lainnya. Satu opsi penting lainnya yaitu kemampuan untuk menjadikan profil tidak terlihat bagi bisnis.
 
Sehingga pengguna tidak lagi perlu khawatir akan terganggu oleh promosi yang dikirimkan oleh bisnis. Namun, update ini digulirkan dari sisi server sehingga akan dilakukan secara bertahap dan pengguna harus bersabar hingga update tersedia di perangkat.
 
Sebelumnya, Google mengumumkan membuka SDK Cardboard kepada pengembang, diharapkan Google mampu memperpanjang masa hidup teknologi VR mobile tersebut. Pengumuman ini disampaikan setelah Google mengonfirmasi bahwa perusahaan mundur dari proyek Daydream VR.
 
Keputusan Google untuk berhenti mengembangkan SDK VR Google secara aktif ini didasari oleh informasi bahwa penggunaan perangkat VR berharga terjangkau mengalami penurunan secara signifikan selama beberapa tahun terakhir.
 
Melalui keputusannya, Google ingin memberikan komunitas pengembang kebebasan penuh dalam membangun dan mendukung pengalaman baru untuk platform Cardboard VR. SDK Cardboard terbuka untuk pengembang baik pada platform Android maupun iOS.
 
SDK Cardboard ini juga mendukung pelacak gerakan, rendering stereoscopic dan interaksi pengguna via tombol viewer. Google mengklaim perusahaannya masih menemukan ketertarikan pengguna terhadap Cardboard.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif