Kerja sama Samsung Pay dan Dana jadi bentuk kontribusi keduanya terhadap inklusi finansial di Indonesia.
Kerja sama Samsung Pay dan Dana jadi bentuk kontribusi keduanya terhadap inklusi finansial di Indonesia.

Samsung Pay Lebih Pilih Gandeng Partner, Alasannya?

Teknologi samsung
Lufthi Anggraeni • 10 Oktober 2019 20:13
Jakarta: Resmi meluncur di Indonesia, Samsung Pay baru bekerja sama dengan dua penyedia layanan dompet digital yaitu Dana dan GoPay. Kehadirannya disebut untuk menghadirkan kemudahan bagi pengguna perangkat Samsung mengakses layanan dompet digital.
 
Baru bekerja sama dengan dua penyedia layanan dompet digital di Indonesia, Samsung Pay mengaku tidak menutup peluang untuk menggandeng lebih banyak penyedia layanan tersebut di masa mendatang.
 
“Ke depannya, memang kami ga menutup pintu untuk bekerja sama dengan mitra lain. Kami berkomunikasi dengan semua mitra. Nanti kita lihat,” ujar Head of Marketing IT and Mobile Samsung Electronics Indonesia Denny Galant.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hanya saja, Samsung mengaku belum berencana untuk menjadikan Samsung Pay sebagai layanan dompet digital tersendiri. Samsung menyebut akan terfokus pada upayanya dalam menghadirkan kemudahan bagi pengguna.
 
Sementara itu, Samsung Pay yang ditawarkan di Indonesia sedikit berbeda dari Samsung Pay di negara lainnya. beberapa waktu lalu, Samsung Pay memperkenalkan fitur Samsung Pay Cash di beberapa negara.
 
Samsung Pay Cash merupakan layanan kartu prabayar virtual, merupakan hasil kerja sama dengan Mastercard. Melalui fitur ini, pengguna dapat mengatur batasan saldo, sedangkan untuk pengisian saldo dapat dilakukan melalui akun perbankan.
 
Sedangkan di Indonesia, Samsung Pay lebih menjadi wadah untuk layanan dompet digital dan lebih mengusung penggunaan kode QR. Denny menyebut keputusan untuk mengusung kode QR karena pembacaan kode QR dinilai lebih cepat.
 
Selain itu, perkembangan tingkat adopsi kode QR di Indonesia juga tergolong lebih besar jika dibandingkan dengan negara lainnya. Meskipun demikian, Samsung menyebut tidak menutup diri pada peluang untuk memanfaatkan NFC sebagai medium transaksi.
 
Hal ini, lanjut Denny, bergantung pada kesiapan mitra terkait dengan penawaran medium transaksi kepada pelanggan, baik melalui NFC ataupun kode QR. Namun saat ini, sebagian besar mitra Samsung, disebut Denny, masih mengusung pemanfaatan kode QR.
 
Baik Dana maupun Samsung menyebut kerja sama ini sebagai bentuk kontribusi keduanya dalam mendukung terciptanya inklusi finansial di Indonesia. CEO Dana Vincent Iswara juga menyebut Samsung Pay adalah satu kolaborasi untuk memanjakan pelanggan.
 
Kolaborasi ini bertujuan memanjakan pelanggan Dana maupun pengguna Samsung Pay, melalui kemudahan yang disuguhkan. Sehingga hal ini tidak dilihat Danan sebagai medium untuk melakukan monetisasi.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif