Disrupto 2018 Jadi Wadah Kolaborasi Hadapi Disrupsi

Lufthi Anggraeni 23 November 2018 19:32 WIB
teknologi
Disrupto 2018 Jadi Wadah Kolaborasi Hadapi Disrupsi
Disrupto 2018 dihadirkan WIR Group dan Maybank Indonesia sebagai wadah kolaborasi untuk menghadapi disrupsi.
Jakarta: Disrupsi akibat perkembangan teknologi pesat, menjadi hal yang menjadi fokus banyak pihak, termasuk WIR Group. Fokus ini diwujudkan WIR Group melalui ajang Disrupto 2018, hasil kerja sama dengan PT Bank MayBank Indonesia Tbk.

Fokus ini dilandasi oleh keyakinan WIR Group bahwa kolaborasi antara startup, institusi keuangan, pelaku industri yang telah ada, serta pemerintah akan mampu memaksimalkan dampak positif yang dihadirkan oleh disrupsi.

“Disrupto 2018 ini bukan sebagai entiti event tapi kami hadirkan sebagai movement. Melalui gerakan Disrupto, kami ingin terjalin kolaborasi sehingga Indonesia bisa bagian penting pada era disrupsi ini,” ujar CEO WIR Group Daniel Surya.


Tujuan yang menjadi landasan Disrupto 2018 turut diamini oleh pebisnis yang menjadi pembicara pada ajang ini. Pebisnis ini menyebut bahwa disrupsi teknologi dapat mendongkrak pertumbuhan di berbagai sektor bisnis.

Namun, Daniel juga menyebut bahwa kolaborasi ketiga pihak yaitu startup, pelaku industri sebelumnya, dan pemerintah juga perlu didukung oleh hati nurani, untuk menjalankan disrupsi dengan benar, sehingga menghasilkan dampak positif bagi masyarakat Indonesia.

Menjadi mitra di acara ini, Maybank Indonesia turut menyatakan kesepahamannya terkait dengan kolaborasi tersebut.

Sebab, memanusiakan layanan keuangan menjadi hal penting yang perlu dilakukan demi mensejahterakan masyarakat Indonesia, dan juga menjadi visi perusahaannya.

Direktur Community Financial Services Maybank Indonesia Jenny Wiriyanto menilai kolaborasi penting, inovasi baik tidak akan berarti bila tidak mendapatkan akses ke permodalan dan layanan finansial, yang kini dijembatani oleh kolaborasi antara tiga pihak yang disebutkan Daniel Surya.

Disrupto berlangsung pada 23-25 November 2018 di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat. Gerakan inklusif ini menghadirkan 130 pembicara, lebih dari 200 perusahaan rintisan dari berbagai sektor, dan sekitar 60 exhibitor.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.