Modalku akan lebih gencar dalam menghadirkan layanannya kepada UKM pada tahun 2019.
Modalku akan lebih gencar dalam menghadirkan layanannya kepada UKM pada tahun 2019.

Tahun Ini, Modalku Ingin Lebih Agresif

Teknologi teknologi
Lufthi Anggraeni • 23 Januari 2019 14:25
Jakarta: Modalku mengumumkan pencapaian selama tiga tahun beroperasi di industri teknologi finansial di bidang peer-to-peer lending. Modalku mengklaim telah mengalami pertumbuhan sebesar tiga kali lipat selama tahun 2018, jika dibandingkan tahun 2017.
 
Modalku juga mengumumkan fokusnya pada tahun 2019, dengan menggencarkan kampanye bertajuk Semua Layak. Dengan kampanye ini, Modalku ingin makin mempermudah akses pendaan untuk banyak usaha kecil menengah (UKM).
 
“Kampanye Semua Layak ini kami hadirkan karena melihat masih banyak UKM yang belum dilayani oleh institusi finansial tradisional. Kami belum memiliki target pasti terkait angka, tapi kami akan semakin agresif di tahun 2019 ini,” ujar co-founder & CEO Modalku Reynold Wijaya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selama tiga tahun masa operasionalnya, Modalku menyebut telah menyalurkan pinjaman sebesar Rp4 triliun di tiga negara yang dinaunginya, yaitu Indonesia, Malaysia dan Singapura.
 
Sementara itu, dalam kurun waktu tiga tahun ini, Rp2,2 triliun dari total pinjaman diberikan kepada usaha di Indonesia.
 
Modalku berharap di tahun keempat masa operasionalisasinya ini, layanannya dapat lebih bertumbuh dan memberikan layanan kepada penggunanya dengan lebih baik. Pada tahun 2019, Modalku menyebut akan terfokus pada e-commerce, percepatan waktu pencairan uang pinjaman dan upaya dalam memenuhi peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
 
Salah satu fokus di ranah e-commerce diakui Modalku karena melihat skala industri ini masih tergolong kecil jika dibandingkan dengan peluang yang dimilikinya. Fokus ini juga melanjutkan upayanya pada tahun 2018 lalu, dengan meluncurkan Saldo Prioritas dengan Tokopedia.
 
Sementara itu, upaya pemenuhan peraturan OJK ditekankan Modalku dalam hal perlindungan konsumen. Fokus ini ditujukan Modalku untuk mendorong kehadiran industri P2P lending yang terorganisir dan sehat.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif