Bos Samsung Bixby Hijrah ke Google

Ellavie Ichlasa Amalia 14 Februari 2018 17:54 WIB
samsung
Bos Samsung Bixby Hijrah ke Google
Injong Rhee, mantan CTO di Samsung Mobile. (Samsung)
Jakarta: Injong Rhee, mantan CTO di Samsung Mobile, akan bergabung dengan Google, lapor ZDNet. Rhee bergabung dengan Samsung Electronics pada 2011.

Dia memiliki peran penting dalam pengembangan Knox, platform keamanan enterprise milik Samsung dan juga solusi pembayaran Samsung Pay. 

Rhee juga merupakan dalang di balik akuisisi Samsung atas perusahaan cloud Amerika Serikat, Joyent. Ketika itu, dia menyebutkan bahwa software layanan baru Samsung membuat kebutuhan mereka akan cloud terus tumbuh.


Dia kemudian ditunjuk menjadi kepala dari tim 1 R&D Samsung Mobile. Tim tersebut bertanggung jawab atas pengembangan software dan layanan. Tim itu juga memimpin peluncuran asisten virtual Bixby setelah Samsung mengakuisisi Viv. 

Dia dianggap sebagai orang yang unik di Samsung karena rambut panjangnya dan gaya bicaranya yang blak-blakan. Meskipun begitu, keahliannya di bidang software membuatnya dengan cepat dipromosikan ke posisi penting tak lama setelah dia bergabung dengan Samsung. 

Rhee berkata, di Google, dia akan fokus untuk mengembangkan proyek-proyek terkait Internet of Things. Menurut Engadget, itu artinya, dia akan ada di bawah kepemimpinan CEO Google Cloud, Diane Greene. Rhee akan berusaha untuk membuat strategi yang menyatukan produk IoT untuk rumahan dan produk untuk bisnis. 

Kemungkinan, kepergian Rhee tidak akan memberikan dampak besar pada Samsung, setidaknya tidak dalam waktu dekat. Bixby 2.0 kini tengah dikembangkan dan Samsung Pay juga sudah cukup dikenal. Namun, jika Samsung ingin menciptakan layanan lain yang berdampak besar, Samsung mungkin harus mencari pengganti Rhee. 



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.