HTC berencana untuk mengurangi 15 persen karyawannya, yang berarti dari total 15.685 pegawai, ada 2.300 pekerja yang terkena kebijakan pemutusan hari kerja. Langkah ini diambil untuk meningkatkan performa perusahaan secara keseluruhan. Selain itu, mereka juga mengatakan akan lebih fokus pada pengembangan ponsel premium, teknologi VR, dan produk terkait lifestyle.
Kebijakan pengurangan karyawan ini sebenarnya sudah bisa diprediksi semenjak HTC mengumumkan ponsel HTC One M9, yang tidak berhasil mencuri perhatian penggemar gadget di seluruh dunia. Jajaran ponsel Desire juga tidak mendapatkan hasil yang maksimal, salah satunya adalah karena wilayah pemasaran yang terbatas.
Ditambah lagi, laporan keuangan terakhir yang dirilis pada 6 Agustus lalu juga tidak menunjukkan tren positif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News