TP-Link menyebut konsumen perlu memperhatikan cakupan internet untuk jadikan rumah menjadi rumah cerdas.
TP-Link menyebut konsumen perlu memperhatikan cakupan internet untuk jadikan rumah menjadi rumah cerdas.

Tren IoT, Konsumen Perlu Perhatikan Cakupan Internet di Rumah

Lufthi Anggraeni • 15 Juni 2017 10:04
medcom.id, Jakarta: TP-Link mengumumkan bahwa tren Internet of Things (IoT) semakin menarik perhatian, tidak hanya produsen tapi juga konsumen. Perhatian tersebut dipercaya akan mendorong adaptasi tren ini dalam kehidupan masyarakat.

“Kemajuan teknologi turut mendorong minat konsumen terhadap produk pendukung tren ini. Masyarakat juga menginginkan produk yang mudah diaplikasikan, mudah instalasinya, inovatif produknya serta layanan purnajual yang berkualitas,” ujar Country Director TP-Link Indonesia, Wilson Lu.

Untuk mengubah rumah menjadi rumah cerdas, TP-Link menyebut konsumen perlu memperhatikan faktor ketersediaan jaringan internet. Termasuk cakupan jaringan internet pada seluruh penjuru rumah konsumen.

Wilson menyebut konsumen perlu memastikan seluruh bagian rumah tercakup jaringan internet, dan memastikan tidak ada bagian rumah yang termasuk ke dalam bagian dead zone atau tidak terjangkau internet.

Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan produk Wireless Router dengan jangkauan jaringan yang disesuaikan dengan luas rumah. Selain itu, konsumen juga perlu menggunakan perangkat Network Extender untuk memperluas cakupan pada area yang tidak terjangkau jaringan internet.

Untuk mendukung tren tersebut, TP-Link turut menghadirkan sejumlah produk Wireless Router, Network Extender, serta perangkatpendukung termasuk stop kontak cerdas, HS100 Wi-Fi Smart Plug.

HS100 Wi-Fi Smart Plug karya TP-Link tersebut berkemampuan untuk terhubung dengan internet dan memungkinkan pengguna untuk mengaktifkan dan menonaktifkan perangkat melalui aplikasi smartphone.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA