Salah satu perangkat yang menjadi perhatian adalah MatePad Pro Max. Huawei mengandalkan kombinasi material, komponen berukuran ringkas, serta desain struktur baru untuk menghasilkan tablet dengan bobot ringan sekaligus memiliki ketahanan terhadap tekanan dan tekukan.

Material Ringan dan Struktur Baru
Huawei menjelaskan, pengembangan MatePad Pro Max dilakukan dengan mengoptimalkan setiap komponen di dalam perangkat. Sejumlah komponen berukuran ringkas digunakan untuk mendukung desain tipis dan ringan, termasuk kamera depan 12MP, speaker quad-drive, panel OLED fleksibel, serta baterai berbasis high-silicon-anode.Pendekatan tersebut memungkinkan Huawei mengurangi ukuran dan bobot perangkat tanpa menghilangkan komponen penting untuk mendukung penggunaan tablet. Huawei menyebut pengembangan ini sebagai bagian dari upaya mendorong batas fisik perangkat tablet.
Selain itu, Huawei juga menerapkan struktur mortise and tenon, teknik sambungan tradisional pada konstruksi kayu Tiongkok, ke dalam rancangan perangkat. Struktur tersebut mengintegrasikan bagian perangkat tanpa mengandalkan pendekatan sambungan konvensional.
Pada MatePad Pro Max, struktur mortise and tenon digunakan untuk memperkuat bagian sambungan serta meningkatkan ketahanan perangkat, dengan ketahanan terhadap tekukan diklaim meningkat hingga 60%.
Huawei juga mengklaim MatePad Pro Max menjadi tablet pertama di industri yang melewati sertifikasi Rheinland untuk ketahanan terhadap tekukan.
Sistem Pendingin Ikut Dirombak
Selain struktur, Huawei turut merancang ulang sistem pendinginan MatePad Pro Max. Perusahaan menyebut peningkatan arsitektur internal memungkinkan sistem pendinginan bekerja lebih efektif meski perangkat mempertahankan desain tipis.Huawei mengklaim performa termal secara keseluruhan meningkat 30%. Area pendinginan juga dibuat dua kali lebih besar melalui penerapan dual-layer cooling chamber. Untuk mendukung pelepasan panas, Huawei membawa material liquid metal yang sebelumnya umum digunakan pada laptop gaming ke perangkat tablet.
Perusahaan teknologi raksasa asal Tiongkok ini juga mengembangkan liquid metal thermal gel dengan resistansi termal rendah, reliabilitas tinggi, serta tidak memiliki risiko korosi. Selain itu, Huawei turut merancang ulang struktur kapiler di dalam vapor chamber, diklaim meningkatkan efisiensi sirkulasi pendinginan hingga 80%.
Pengembangan arsitektur tersebut menunjukkan pendekatan Huawei dalam mengejar desain tablet tipis dan ringan melalui optimalisasi material, komponen, struktur, serta sistem termal secara bersamaan.
Dengan pendekatan tersebut, MatePad Pro Max dirancang untuk mempertahankan karakter perangkat tipis dan ringan sekaligus menawarkan konstruksi lebih kokoh serta sistem pendinginan lebih mumpuni.