Vertu Signature Cobra salah satu HP termahal sebelum era android. (Dok: Android Authority)
Vertu Signature Cobra salah satu HP termahal sebelum era android. (Dok: Android Authority)

10 HP Termahal Sebelum Era Android, Harganya Bikin Geleng Kepala

Annisa ayu artanti • 26 September 2026 14:21
Jakarta: Jauh sebelum smartphone Android memenuhi pasar, ponsel sudah menjadi bagian dari gaya hidup dan simbol kemewahan. 

Pada era ketika layar sentuh belum menjadi standar dan ponsel dengan kamera masih tergolong mewah, sejumlah produsen justru membuat perangkat yang harganya bisa mencapai ratusan ribu hingga jutaan dolar AS.

Ponsel-ponsel tersebut umumnya mengandalkan material premium seperti emas, berlian, kulit eksklusif, hingga batu mulia. Salah satu nama yang paling terkenal di segmen ini adalah Vertu, merek ponsel mewah yang didirikan Nokia pada akhir 1990-an.

Ini deretan HP mewah dengan harga fantastis yang sudah hadir sebelum Android memasuki pasar smartphone.

Diamond Crypto Smartphone (USD1,3 juta)

Diamond-Crypto-Smartphone.jpg

Diamond Crypto Smartphone merupakan salah satu perangkat yang paling sering disebut dalam daftar ponsel termahal era pra-Android. Perangkat ini dibuat oleh perusahaan Rusia JSC Ancort dan dirancang oleh desainer perhiasan Peter Aloisson.

Harganya dilaporkan mencapai sekitar USD1,3 juta atau Rp23 miliar pada kurs rupiah saat ini. Kemewahannya berasal dari material dan ornamen yang digunakan, termasuk platinum, emas 18 karat, kayu Macassar ebony, serta puluhan berlian.

Menariknya, Diamond Crypto tidak hanya menjual kemewahan. Perangkat tersebut juga dipasarkan dengan teknologi enkripsi untuk memberikan keamanan komunikasi kepada penggunanya.

Goldvish Le Million (USD1 juta)

Goldvish-–-Le-Million(1).jpg

Sebelum era smartphone modern, Goldvish Le Million sudah menjadi salah satu contoh ekstrem bagaimana ponsel bisa diposisikan sebagai barang perhiasan.

Perangkat buatan perusahaan Swiss Goldvish ini dilaporkan memiliki harga sekitar USD1 juta (Rp17 miliar). Bodinya menggunakan emas putih 18 karat dan dihiasi berlian dalam jumlah besar.

Goldvish Le Million juga dibuat dalam jumlah yang sangat terbatas. Sejumlah sumber mencatat hanya beberapa unit yang diproduksi, membuat perangkat tersebut lebih menyerupai barang koleksi daripada ponsel biasa.

Gresso Luxor Las Vegas Jackpot (USD1 juta)

Gresso-Luxor-Las-Vegas-Jackpot.jpg

Gresso juga pernah membuat ponsel dengan harga mencapai sekitar USD1 juta, yaitu Luxor Las Vegas Jackpot.

Ponsel ini diperkenalkan pada 2010, sehingga sebenarnya sudah berada di periode setelah Android mulai muncul. Namun, perangkat tersebut masih menggunakan konsep ponsel mewah konvensional dan bukan smartphone Android, sehingga kerap masuk dalam pembahasan sejarah HP mewah era awal.

Materialnya mencakup emas, berlian hitam, kayu African Blackwood berusia ratusan tahun, serta tombol yang menggunakan kristal safir. Gresso hanya membuat tiga unit versi Jackpot.

Goldvish Revolution (USD488.150)

10_-_goldvish_revolution

Goldvish Revolution diperkenalkan pada 2009 dan dibanderol sekitar USD488.150 (Rp8 miliar). Meski tidak sepenuhnya masuk kategori pra-Android secara waktu, perangkat ini masih merupakan bagian dari generasi awal ponsel mewah sebelum smartphone modern benar-benar mendominasi pasar.

Desainnya dibuat menyerupai perpaduan antara ponsel dan jam tangan mekanis. Bodinya menggunakan emas putih dan merah muda 18 karat serta dihiasi berlian.
Goldvish Revolution juga dibuat dalam jumlah sangat terbatas, yakni sekitar sembilan unit.

Vertu Signature Cobra (USD310.000)

Vertu-Signature-Cobra.jpg

Vertu Signature Cobra menjadi salah satu ponsel paling ikonik dari era ponsel mewah.

Perangkat ini dibuat dengan desain ular kobra yang melilit bagian bodi. Ornamen tersebut dihiasi batu-batu mulia, termasuk rubi dan zamrud. Desainnya merupakan hasil kolaborasi Vertu dengan rumah perhiasan Prancis Boucheron.

Harga yang banyak dilaporkan untuk Signature Cobra mencapai sekitar USD310.000 (Rp5,5 miliar), dengan produksi yang sangat terbatas, yakni hanya delapan unit.

VIPN Black Diamond Smartphone (USD300.000)

VIPN-Black-Diamond_2.jpg

VIPN Black Diamond merupakan konsep ponsel mewah yang dirancang oleh Jaren Goh. Perangkat ini memiliki desain yang cukup futuristis untuk zamannya dengan bodi berbahan titanium dan polycarbonate.

Harga yang dilaporkan mencapai sekitar USD300.000 (Rp5,3 miliar). Selain desain premium, perangkat ini juga dilengkapi spesifikasi yang pada masanya cukup menarik, termasuk prosesor Intel 400 MHz dan kamera 4 megapiksel.

Namun, daya tarik utamanya tetap berada pada desain dan material, bukan kemampuan yang bisa dibandingkan dengan smartphone masa kini.

Vertu Golden Series (USD180.000)

Vertu-Kinko.jpg

Vertu tidak hanya mempunyai Signature Cobra. Merek tersebut juga pernah membuat seri ponsel emas dengan harga yang sangat tinggi.

Salah satunya adalah jajaran Vertu Golden Series, yang mencakup Kinko, Kikusui, Nanten, dan Daigo. Seri tersebut dilaporkan memiliki harga sekitar 20 juta yen, atau sekitar USD180.000 (Rp3,2 miliar) berdasarkan konversi yang digunakan dalam laporan Android Authority.

Keempat model tersebut mempunyai spesifikasi dasar yang serupa, sementara pembeda utamanya terdapat pada desain bagian belakang.

Vertu Signature Diamond (puluhan ribu dolar AS)

Side-diamond-with-ceramic.png

Vertu Signature Diamond merupakan bagian dari generasi awal ponsel mewah Vertu yang menggabungkan fungsi telepon dengan material dan pengerjaan layaknya produk perhiasan.

Berbeda dari smartphone masa kini yang berlomba menawarkan prosesor cepat dan kamera beresolusi tinggi, daya tarik ponsel seperti Signature Diamond berada pada material, pengerjaan tangan, dan eksklusivitas.

Vertu sendiri memang membangun identitas mereknya sebagai produsen perangkat komunikasi mewah, dengan sejumlah produknya menggunakan emas, berlian, kulit premium, dan material eksklusif lainnya.

Vertu Ascent Ferrari 

images

Kolaborasi Vertu dengan Ferrari juga melahirkan sejumlah ponsel khusus yang ditujukan bagi konsumen kelas atas.

Seri Ascent Ferrari menggunakan elemen desain yang terinspirasi dari mobil Ferrari, termasuk material kulit dan detail yang mengingatkan pada interior kendaraan tersebut.

Berbeda dari beberapa perangkat dalam daftar yang harganya mencapai ratusan ribu dolar, seri ini lebih mengandalkan kolaborasi merek, material premium, dan eksklusivitas sebagai alasan harga jualnya.

Vertu Signature Series 

Vertu Signature S+

Sebelum smartphone modern menjadi perangkat utama, Vertu Signature Series sudah menawarkan konsep ponsel yang sangat berbeda dari produk massal.

Perangkatnya dibuat dengan perhatian besar terhadap material dan pengerjaan, termasuk penggunaan logam mulia dan kristal safir pada beberapa model. Harga seri tertentu bisa jauh lebih tinggi daripada ponsel konsumen biasa pada zamannya.

Keberadaan Vertu menjadi bukti bahwa sebelum era Android dan iPhone berkembang seperti sekarang, ponsel sudah lebih dulu diposisikan sebagai barang mewah dan simbol status.

Era ketika HP bukan soal kamera dan chipset

Jika melihat ponsel mahal dari era tersebut, alasan harganya sebenarnya cukup berbeda dengan smartphone premium masa kini. Saat ini, harga tinggi biasanya berkaitan dengan teknologi seperti prosesor, kamera, layar, material bodi, serta fitur perangkat lunak.

Sementara itu, ponsel mewah generasi sebelum Android lebih banyak menjual kelangkaan, pengerjaan tangan, emas, berlian, batu mulia, dan nama besar. Bahkan ada perangkat yang secara fungsi tidak jauh berbeda dari ponsel biasa pada zamannya, tetapi harganya bisa mencapai ratusan ribu hingga jutaan dolar.

Karena itu, deretan HP tersebut lebih tepat dipandang sebagai barang koleksi dan perhiasan teknologi daripada perangkat yang dibeli semata-mata untuk mengejar spesifikasi. (Vira Farhatul Maula)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ANN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA