Mengutip GSM Arena, proyeksi ini muncul dari laporan analis industri yang menilai kekuatan ekosistem Apple akan memberikan dampak besar meski Apple tergolong terlambat memasuki segmen ini.
Menurut laporan tersebut, Apple diprediksi mampu meraih pangsa pasar signifikan dalam waktu singkat setelah merilis perangkat foldable pertamanya. Hal ini didorong oleh basis pengguna iPhone besar dan loyal, serta integrasi kuat dengan ekosistem Apple seperti iPad dan Mac.
Analis bahkan memperkirakan Apple bisa langsung masuk tiga besar vendor foldable global, bersaing dengan pemain lama seperti Samsung dan Huawei yang lebih dulu mengembangkan perangkat lipat.
Segmen foldable sendiri masih tergolong baru dan belum sepenuhnya matang. Kendati sudah diisi berbagai pemain seperti Samsung dengan lini Galaxy Z Fold dan Google dengan Pixel Fold, adopsinya belum sebesar smartphone konvensional.
Kondisi ini membuka peluang besar bagi Apple untuk masuk dan langsung mengambil posisi strategis, terutama dengan pendekatan desain dan pengalaman pengguna khas. Apple disebut akan mengedepankan kualitas desain, daya tahan layar, serta pengalaman penggunaan lebih optimal jika dibandingkan dengan kompetitor.
Berbagai bocoran sebelumnya mengindikasikan bahwa Apple berusaha meminimalkan lipatan layar atau crease yang selama ini menjadi kelemahan utama perangkat foldable. Selain itu, perangkat ini juga diperkirakan hadir dengan rasio layar lebih lebar untuk mendukung produktivitas dan multitasking.
Seperti produk Apple lainnya, iPhone Fold diprediksi akan hadir dengan harga premium, bahkan lebih tinggi dibandingkan dengan iPhone Pro Max saat ini. Selain itu, pada tahap awal peluncuran, jumlah produksi berpotensi masih terbatas karena kerumitan teknologi foldable.
Hal ini dapat membuat distribusi perangkat berlangsung secara bertahap di berbagai pasar. Saat ini, pasar foldable masih didominasi oleh Samsung dengan lini Galaxy Z Fold serta Huawei yang menghadirkan inovasi seperti perangkat lipat multi-layer.
Dengan masuknya Apple, persaingan di segmen ini diperkirakan akan semakin ketat, sekaligus mendorong inovasi lebih lanjut di industri smartphone. Kehadiran iPhone Fold pada tahun 2026 berpotensi menjadi titik balik bagi Apple dalam memasuki pasar foldable.
Dengan kekuatan brand dan ekosistem yang dimiliki, Apple diprediksi mampu langsung masuk tiga besar global, sekaligus mempercepat adopsi teknologi smartphone lipat di masa depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News