Jakarta: Apple kembali merilis pembaruan sistem operasi pratinjau untuk pengembang melalui iOS 27 Beta 3. Versi terbaru ini membawa sejumlah penyempurnaan pada antarmuka, peningkatan kemampuan Siri, pembaruan Safari, hingga berbagai penyesuaian kecil yang bertujuan menyempurnakan pengalaman pengguna sebelum versi final dirilis.
iOS 27 Beta 3 hadir hanya beberapa pekan setelah beta sebelumnya dan masih berstatus sebagai versi pengujian yang ditujukan bagi pengembang. Karena itu, Apple mengingatkan bahwa pembaruan ini masih berpotensi menghadirkan bug, masalah kompatibilitas aplikasi, maupun konsumsi daya yang belum optimal sehingga belum disarankan untuk dipasang pada perangkat utama.
Mengutip GSM Arena, salah satu fokus utama iOS 27 Beta 3 adalah peningkatan integrasi Apple Intelligence dan Siri. Setelah pembaruan dipasang, sistem akan kembali mengunduh komponen Apple Intelligence sehingga beberapa fitur Siri terbaru mungkin memerlukan waktu sebelum dapat digunakan sepenuhnya.
Apple juga mengubah tampilan proses pengindeksan di menu Settings. Kini pengguna akan melihat informasi Optimizing Search and Siri, menjelaskan bahwa sistem sedang mengoptimalkan pencarian internal sekaligus kemampuan Siri di latar belakang.
Selain itu, opsi untuk mengatur ritme bicara dan tingkat ekspresi suara Siri kembali berfungsi pada Siri generasi terbaru. Penyempurnaan ini menunjukkan bahwa Apple terus memperluas kemampuan asisten digitalnya sebagai bagian dari pengembangan Apple Intelligence.
Apple juga menghadirkan sejumlah pembaruan pada Safari. Saat pertama kali membuka browser setelah memperbarui sistem, pengguna akan diperkenalkan dengan beberapa fitur baru, meliputi pengaturan tab secara otomatis, dan navigasi bookmark berdasarkan kategori.
Fitur baru lainnya termasuk kemampuan memperoleh notifikasi ketika halaman web mengalami perubahan melalui fitur Notify Me, hingga dukungan pembuatan ekstensi khusus untuk memperluas kemampuan Safari.
Penambahan tersebut memperlihatkan upaya Apple menjadikan Safari lebih cerdas dan lebih personal, terutama dengan memanfaatkan kemampuan Apple Intelligence yang semakin terintegrasi di berbagai aplikasi bawaan.
Selain fitur berbasis kecerdasan buatan, Apple juga terus menyempurnakan desain visual iOS 27 melalui bahasa desain Liquid Glass. Pada Beta 3, pantulan cahaya atau specular highlights pada ikon aplikasi dibuat lebih halus dibandingkan dengan versi sebelumnya.
Perubahan ini memberikan tampilan lebih konsisten, terutama pada ikon transparan maupun ikon yang menggunakan efek tint. Kendati tergolong perubahan kecil, penyesuaian tersebut menunjukkan Apple masih terus menyempurnakan detail visual sebelum sistem operasi memasuki tahap rilis publik.
Pengguna yang sering memanfaatkan aplikasi Shortcuts juga memperoleh peningkatan. Kini pengguna dapat langsung membuka tampilan aksi untuk mengedit automasi tanpa harus selalu melalui mekanisme input berbasis bahasa alami.
Sementara itu, Control Center kini mampu menampilkan kekuatan sinyal seluler beserta jenis jaringan yang digunakan meskipun perangkat sedang terhubung ke jaringan Wi-Fi. Informasi tambahan tersebut membantu pengguna mengetahui kondisi konektivitas perangkat secara lebih cepat.
Apple turut memperbarui tampilan aplikasi Reminders. Ikonnya kini menggunakan penanda berwarna dengan desain kosong atau hollow markers menggantikan titik berwarna solid yang digunakan sebelumnya.
Walaupun hanya berupa penyegaran visual, perubahan ini menjadi bagian dari serangkaian penyesuaian antarmuka yang dilakukan Apple di berbagai aplikasi bawaan menjelang peluncuran versi final iOS 27.
Saat ini iOS 27 Beta 3 masih tersedia untuk pengembang yang mengikuti program beta Apple. Versi beta publik diperkirakan akan hadir dalam beberapa pekan mendatang, sementara versi final dijadwalkan meluncur pada musim gugur tahun ini bersamaan dengan generasi iPhone terbaru.
Apple juga mengonfirmasi bahwa iOS 27 kompatibel dengan iPhone 11 dan model lebih baru, termasuk iPhone SE generasi kedua dan lebih baru. Namun, sejumlah fitur berbasis Apple Intelligence dan Siri generasi terbaru hanya dapat dijalankan pada perangkat dengan dukungan perangkat keras yang lebih modern.
Artinya, tidak semua fitur baru akan tersedia pada seluruh perangkat yang kompatibel. Dengan hadirnya Beta 3, Apple terlihat semakin memfokuskan pengembangan iOS 27 pada penyempurnaan pengalaman penggunaan dibandingkan menghadirkan fitur baru dalam jumlah besar.
Pembaruan ini lebih banyak berisi perbaikan antarmuka, peningkatan integrasi Apple Intelligence, serta penyempurnaan aplikasi bawaan sebagai persiapan menuju peluncuran resmi sistem operasi tersebut.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan