Huawei menerima perpanjangan waktu untuk lisensi umum hingga 16 Februari 2020 mendatang.
Huawei menerima perpanjangan waktu untuk lisensi umum hingga 16 Februari 2020 mendatang.

Huawei Terima Perpanjangan Izin untuk Lisensi Umum

Teknologi teknologi huawei
Lufthi Anggraeni • 20 November 2019 07:32
Jakarta: Keputusan menyoal larangan dagang Huawei dari pemerintah Amerika Serikat memasuki babak baru. Informasi terbaru menyebut bahwa US Commerce Department mengabulkan perpanjangan waktu untuk lisensi umum temporal Huawei.
 
Badan pemerintah Amerika Serikat ini memberikan waktu kepada Huawei hingga tiga bulan mendatang, yang akan berakhir pada tanggal 16 Februari 2020. Hal ini memungkinkan Huawei secara bebas melanjutkan bisnisnya dengan perusahaan komponen asal Amerika Serikat.
 
Bisnis dengan perusahaan komponen ini dinilai pemerintah Amerika Serikat tidak berpotensi untuk mengancam keamanan nasional.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Secara lebih spesifik, dokumen dari Commerce Department menyatakan bahwa lisensi temporal ini memungkinkan Huawei untuk melakukan operasionalisasi terbatasnya di ranah jaringan.
 
Selain jaringan, operasionalisasi terbatas ini juga mencakup sektor peralatan serta upaya Huawei di ranah layanan dan penelitian keamanan siber. Perpanjangan waktu ini merupakan kali ketiga yang diberikan kepada Huawei sejak masuk dalam Entity List pada bulan Mei lalu.
 
Commerce Secretary Wilbur Ross secara lebih lanjut menjelaskan dalam pernyataan di siaran pers, bahwa lisensi temporal ini akan membantu operator seluler lebih kecil di area pedalaman Amerika Serikat yang menggunakan peralatan telekomunikasi Huawei untuk melanjutkan layanan mereka.
 
Baru-baru ini, sejumlah spekulasi yang berkembang menyebut bahwa Huawei akan memperoleh perpanjang waktu dengan durasi lebih lama yaitu sekitar enam bulan, sebagai penangguhan hukumannya dan tren ini akan terus terjadi hingga Amerika Serikat dan Tiongkok berhasil menyelesaikan permasalahan antara keduanya.
 
Sebelumnya, Huawei menggelar TechDay di tiga universitas terkemuka di Indonesia. TechDay merupakan bagian dari program SmartGen 2019 yang diklaim bertujuan membangun kesiapan Indonesia memasuki era 5G bersama digelarnya teknologi-teknologi baru di masa depan.
 
Program ini diharapkan dapat menumbuhkan pemahaman siswa mengenai teknologi 5G, membuka wawasan mereka terhadap seluruh potensi dan manfaat dari teknologi tersebut bagi masyarakat, serta mitigasi dini terhadap risiko keamanan siber di tengah berkembangnya tantangan dalam upaya perlindungan data dan privasi di masa kini.
 
Sementara itu, Huawei Mobile Services mengadakan APAC HUAWEI Developer Day yang pertama di Singapura tanggal 13 November, bersama lebih dari 150 mitra bisnisnya di wilayah Asia Pasifik.
 
Di acara tersebut, Huawei membagi visinya dalam membangun ekosistem terbuka untuk semua skenario yang didukung teknologi Huawei Mobile Services, perangkat HUAWEI, Jaringan 5G, dan aplikasi yang diperkuat kecerdasan buatan.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif