Booking Suntik Rp3,04 Triliun ke Grab
Foto: Getty Images
Jakarta: Booking, penyedia layanan pemenasan hotel mengumumkan kerja sama strategis dengan Grab.
 
Kerja sama ini dalam bentuk investasi senilai USD200 juta atau sekitar Rp3,04 triliun. Dalam keterangan resminya, disebutkan semua layanan Booking Holdings dapat menawarkan layanan transportasi melalui aplikasi mereka yang didukung oleh Grab.

Sementara pelanggan Grab dapat memesan berbagai akomodasi yang didukung oleh Booking dan Agoda.

Grab sendiri sebelumnya telah mendapatkan investasi sebesar USD2 miliar dalam babak pendanaannya kali ini, dan sedang dalam proses mendapatkan investasi sebesar USD3 miliar pada akhir tahun ini.
 
“Grab telah bertumbuh dengan sangat mengesankan di Asia Tenggara dalam beberapa tahun terakhir,” kata Todd Henrich, SVP and Head of Corporate Development for Booking Holdings.
 
Kemitraan antara Booking Holdings dan Grab membuka akses pengguna Grab memesan layanan yang berkaitan dengan wisata melalui aplikasi Grab untuk pertama kalinya, dan melakukan pembayaran via dompet digital, GrabPay.


Kemitraan ini juga menggarisbawahi komitmen Grab untuk menjadi everyday super app terdepan di Asia Tenggara, menawarkan layanan transportasi ride-hailing, pengantaran makanan, pengantaran kiriman dan pembayaran digital bagi jutaan pengguna di wilayah ini. Grab hadir di 235 kota di 8 negara dan menghubungkan 8 juta wirausahawan mikro melalui platformnya.
 
“Pasar perjalanan online di Asia Tenggara diperkirakan tumbuh tiga kali lipat pada 2025. Kami melihat banyak sinergi antara industri pariwisata dan transportasi yang akan membantu kami memaksimalkan kesempatan besar ini," kata Ming Maa, President of Grab. 

"Investasi Booking kepada Grab menunjukkan kepercayaan dalam kemampuan kami mengeksekusi dan mengembangkan layanan  O2O, serta menghadirkannya di 235 kota, tempat kami beroperasi.” 



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.