Bos Apple: Regulasi Industri Teknologi tak Terhindarkan

Ellavie Ichlasa Amalia 20 November 2018 10:44 WIB
apple
Bos Apple: Regulasi Industri Teknologi tak Terhindarkan
CEO Apple, Tim Cook.
Jakarta: Selama ini, perusahaan Silicon Valley memiliki kebebasan untuk bergerak cepat dan menimbulkan disrupsi. Namun, era itu mungkin akan berakhir sebentar lagi. Menurut CEO Apple Tim Cook, regulasi akan industri teknologi "tidak lagi terhindarkan."

Dalam wawancara dengan Axios, Cook memberikan peringatan para para perusahaan teknologi. "Secara umum, saya tidak suka dengan regulasi," kata Cook, seperti yang dikutip dari CNET.

"Saya percaya dengan sistem pasar bebas. Namun, kita harus mengakui bahwa mekanisme itu tidak bekerja dengan baik. Saya pikir, regulasi adalah sesuatu yang tidak terhindarkan."


Perusahaan teknologi seperti Apple, Facebook, dan Google kini telah menjadi semakin besar. Begitu pula dengan peran mereka dalam masyarakat.

Perusahaan-perusahaan itu membuat perangkat dan layanan yang digunakan oleh masyarakat setiap hari dan mengubah cara orang mengakses berita.

Para perusahaan teknologi telah berhadapan dengan berbagai badan pemerintah. Misalnya, Apple harus bertarung dengan FBI terkait privasi karena adanya ancaman terorisme.

Sementara Google harus menjawab pertanyaan terkait hasil pencarian mereka yang telah disensor. Sejak Maret, Cook mengatakan bahwa industri teknologi memerlukan regulasi.

Terkait masalah privasi, Cook menganggap masyarakat seharusnya tidak melihat masalah itu sebagai "privasi melawan keuntungan atau privasi melawan inovasi teknologi.

Itu adalah pilihan yang salah. Apa yang telah kami lakukan membuat perangkat Anda memiliki informasi terkait diri Anda tapi sebagai perusahana, saya tidak perlu memiliki itu semua."

Tentang kecanduan smartphone, Cook mengakui bahwa dia masih menggunakan smartphone miliknya "selama beberapa jam" per hari. Namun, dia merasa, seiring dengan waktu berlalu, waktu yang dia habiskan dengan smartphone semakin berkurang.

"Teknologi tidak baik atau jahat, tergantung pada sang pembuat," kata Cook. "Sering kali, bukan para kreator yang membuat sesuatu yang jahat. Hanya saja, mereka tidak mengantisipasi penyalahgunaan dari ciptaannya."



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.