Nubia Red Magic.
Nubia Red Magic.

Nubia Jual Smartphone Gaming di Indonesia Tanpa Izin?

Teknologi teknologi gadget nubia
Cahyandaru Kuncorojati • 14 Februari 2019 16:06
Jakarta: Pengamat industri gadget Herry S.W. membuat cuitan ditujukan kepada merek smartphone Nubia, sub-brand dari ZTE yang sempat eksis di Indonesia tahun lalu.
 
Dalam cuitan yang diunggah pada 8 Februari 2019 lalu, Herry menduga Nubia mencoba menyiasati regulasi terkait industri smartphone Indonesia. Regulasi ini adalah smartphone yang akan dirilis di Indonesia harus sudah mendapat sertifikat dari Dirjen Sumber Daya Perangkat dan Informatika (SDPPI).
 
Setelah mendapatkan sertifikat, artinya smartphone telah dicek dan dinyatakan memenuhi Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN). Namun, tidak dengan Nubia Red Magic, yang ternyata sudah dipromosikan sejak 19 Desember 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Follower Twitter saya memberikan tautan Instagram yang merujuk ke akun Instagram Nubia Indonesia yang pernah mempromosikan Nubia Red Magic pada 19 Desember 2018," tutur Herry kepada Medcom.id dalam pesan singkat.
 

 
Dari penelusuran Medcom.id unggahan di akun Instagram tersebut memang disebutkan Nubia Red Magic akan dijual lewat Tokopedia dan Bukalapak. Akun Instagram ini tidak memiliki centang biru sebagai tanda akun resmi.
 
Di deskripsi akun tersebut memang dicantumkan bahwa akun ini adalah akun resmi Nubia Smartphone Indonesia. Penelusuran berlanjut ke tautan Bukalapak yang tercantum di akun Instagram tadi dan hasilnya situs Bukalapak menyatakan "lapak ini sedang ditutup".
 
Temuan Herry pertama kali justru berasal dari informasi di Tokopedia yang diunggah ke akun Twitter miliknya. Temuan itu adalah tangkapan layar yang menampolka official store dari Nubia dengan tanda centang warna di nama toko tersebut serta deskripsinya.
 

 
"Akun tersebut menjual ponsel Nubia Red Magic. Di deskripsi iklan tertulis "bergaransi internasional", tetapi ditambah keterangan sudah teregistrasi di Nubia Indonesia sehingga dapat melakukan klaim garansi," ungkap Herry. Kini unggahan produk tersebut sudah dihapus di tampilan Tokopedia.
 
Lewat penelusuran Herry di situs Dirjen Postel atau SDPPI, tidak tercantum nomor sertifikasi atas nama Nubia Red Magic, terkecuali produk Nubia yang sudah pernah dirilis misalnya MiFi yang beberapa waktu lalu bundling oleh Smartfren.
 
Herry mengaku pada tanggal 12 Februari menerima telepon dari pejabat tertinggi Nubia yang tidak disebutkan namanya dan memberikan klarifikasi bahwa toko resmi di Tokopedia bukan adalah bukan milik Nubia Smartphone Indonesia.
 
Tokopedia menyatakan bahwa seluruh official store hanya pemiliki merek itu sendiri, atau distributor yang dipercaya untuk memasarkan produk.

Kini dari pantauan Medcom.id akun toko Nubia di Tokopedia telah menghilangkan tanda verifikasi official store. Dalam keterangan, disebutkan bahwa akun atau toko ini sedang dalam proses menjadi official store.
 
Ditelusuri ke bagian ulasan produk terdapat ulasan dari konsumen yang tampaknya sudah melakukan pembelian Nubia Red Magic. Hal ini bisa terlihat dari foto unggahan produk yang dilampirkan dalam ulasan tersebut.
 
Sejauh ini, belum ada tanggapan dari pihak Nubia Smartphone di Indonesia mengingat merek ini memang sudah cukup lama tidak lagi merilis smartphone di Indonesia.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi