Luno mengaku akan terfokus pada edukasi masyarakat terkait mata uang kripto pada tahun 2019.
Luno mengaku akan terfokus pada edukasi masyarakat terkait mata uang kripto pada tahun 2019.

Edukasi Jadi Fokus Luno Tahun Ini

Teknologi bitcoin teknologi cryptocurrency
Lufthi Anggraeni • 18 Januari 2019 08:10
Jakarta: Mata uang kripto atau cryptocurrency masih menjadi hal baru bagi sebagian besar kalangan masyarakat. Padahal, mata uang ini dapat menjadi alternatif investasi yang menjanjikan selain emas dan saham.
 
Sebagai hal baru, pemahaman masyarakat terutama di Indonesia terkait dengan mata uang kripto ini diakui Luno masih belum sebaik negara lain. Namun, Luno menilai keingintahuan masyarakat Indonesia untuk bitcoin dan mata uang kripto tergolong baik.
 
“Serupa dengan beberapa negara, pemahaman masyarakat indonesia soal cryptocurrency masih rendah. Sekitar 60 persen dari masyarakat sudah pernah mendengar soal ini, tapi baru sedikit yang mengetahui dan memahaminya,” ujar General Manager Southeast Asia Luno David Low.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pemahaman yang masih rendah ini, disebut David, menjadi salah satu tantangan yang dihadapi Luno saat menghadirkan layanannya di Indonesia. Karenanya untuk tahun 2019 ini, Luno terfokus pada edukasi masyarakat terkait dengan mata uang kripto.
 
Edukasi ini akan dilakukan Luno dalam dua cara, yaitu online dan offline. Secara online, Luno menyebut akan memanfaatkan berbagai jejaring sosial seperti YouTube serta blog di aplikasi miliknya, untuk mendistribusikan konten modul pembelajaran terkait mata uang kripto.
 
Konten tersebut merupakan karya kantor pusat Luno, yang dilokalisasi terutama dalam hal bahasa, serta mencakup topik besar termasuk keamanan teknologi, fluktuasi harga dan manfaat bitcoin baik di saat ini maupun di masa mendatang.
 
Pada segi offline, Luno menyebut akan menggandeng sejumlah institusi pendidikan dan organisasi untuk mengadakan acara seminar, dan memberikan informasi terkait dengan mata uang kripto.
 
Sementara itu, berbeda di sejumlah negara lain di Asia Tenggara, Luno mengaku tidak menghadapi tantangan berarti dari pemerintah Indonesia. Pemerintah Indonesia disebut Luno lebih tanggap dengan menyediakan definisi legal menyoal mata uang kripto jika dibandingkan negara Asia Tenggara lainnya.
 
Menyoal nilai mata uang kripto yang mengalami penurunan, David menyebut hal ini tidak menjadi masalah jika masyarakat mau melihatnya dari sudut pandang lebih luas. Sebab jika dibandingkan dengan beberapa tahun kemunculannya, mata uang kripto masih mengalami pertumbuhan yang menjanjikan.
 
Penurunan harga bitcoin juga dinilai David tidak mewakili penurunan pasar, sebab harga bitcoin masih lebih baik jika dibandingkan bulan Mei lalu. David turut meyakini bahwa pengadopsian bitcoin masih akan terus bertumbuh dalam empat hingga lima tahun mendatang.
 
Melalui layanan yang ditawarkan via situs dan aplikasinya, Luno juga ingin menepis anggapan masyarakat bahwa investasi melalui mata uang kripto tidak sulit, tidak perlu modal besar, selayaknya menabung dan dapat disesuaikan dengan kemampuan.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi