Yellowfin BI Signal dan Stories Jadi Solusi Analisis Anyar

Lufthi Anggraeni 26 November 2018 16:04 WIB
teknologi
Yellowfin BI Signal dan Stories Jadi Solusi Analisis Anyar
Yellowfin BI merilis dua solusi analisis data terbaru di Indonesia, bertajuk Signal dan Stories.
Jakarta: Yellowfin BI resmi meluncurkan solusi analisis data terbarunya, bertajuk Signal dan Stories. Kedua solusi ini ditujukan untuk membantu pengguna di bidang bisnis dan perusahaan secara keseluruhan untuk meningkatkan performa perusahaan.

“Di era big data, cara memanfaatkan data menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku bisnis di dunia, termasuk Indonesia. Yellowfin mencoba memberikan pengguna bisnis kemampuan untuk dapat memanfaatkan data, sehingga bisa mengambil keputusan dengan lebih baik,” ujar Consultant and Trainer Minerra for Yellowfin, Steve Remington.

Yellowfin Signal merupakan solusi yang ditawarkan dengan kemampuan untuk melakukan pencarian secara otomatis dan menyusun perubahan yang ditemukan pada data bisnis dalam waktu singkat.


Temuan perubahan tersebut akan disampaikan melalui notifikasi via email ataupun aplikasi mobile, sehingga pengguna bisnis dapat menarik kesimpulan dan menggunakannya sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan.

Sementara itu, Yellowfin Stories berkemampuan untuk menyuguhkan konteks utuh dalam bentuk narasi dari masing-masing data yang dibagikan oleh dashboard sistem. Solusi ini memungkinkan pengguna bisnis memahami data dengan lebih baik, sehingga menghindari salah tafsir dan pengambilan keputusan kurang tepat.

Yellowfin menyebutkan bahwa dua solusi barunya ini telah didukung oleh teknologi kecerdasan buatan. Selain itu, mereka mengklaim, solusi miliknya lebih baik dari solusi enterprise lain karena bisa menawarkan data dengan lebih lengkap dan tanpa bias.

Melalui solusi yang ditawarkannya, Yellowfin menyatakan bahwa produktivitas pebisnis akan naik hingga 20 persen berkat kemampuannya untuk mempersingkat waktu dalam menghimpun data, serta memperlancar komunikasi antarbagian di perusahaan.



(ELL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.