Masalah Berikutnya Pixel 2018 Ada di Manajemen Memori

Lufthi Anggraeni 22 Oktober 2018 10:20 WIB
google
Masalah Berikutnya Pixel 2018 Ada di Manajemen Memori
Sejumlah pengguna seri Pixel 3 mengeluhkan permasalahan terkait dengan multitasking.
Jakarta: Smartphone terbaru Google Pixel 3 dan Pixel 3 XL dilaporkan memiliki potensi permasalahan terkait dengan multitasking, akibat dukungan RAM 4GB serupa pendahulunya.

Sejumlah pengguna mengeluh bahwa perangkat tidak mampu menjaga lebih dari tiga aplikasi aktif di latar sekaligus.

Sejumlah pemilik Pixel 3 dan Pixel 3 XL mengeluh ponsel harus meluncurkan aplikasi berulang kali secara berkala. Sejumlah pemilik lainnya mengeluh setiap kali memotret menggunakan ponsel, satu aplikasi di latar tertutup.


Google menerima protes dari sejumlah konsumen yang memintanya membekali generasi terbaru ponsel Pixel ini dengan RAM setidaknya berkapasitas 6GB, atau bahkan 8GB.

Konsumen juga menyuarakan penilaian mereka bahwa permasalahan terletak pada sistem manajemen baterai yang digunakan oleh Android 9.0 Pie.

Sebagai contoh, fitur Adaptive Battery mempelajari aplikasi yang sering digunakan oleh pengguna, dan aplikasi yang tidak sering digunakan akan ditutup setelah selesai.

Pemilik ponsel Pixel generasi ketiga ini dapat mencoba menonaktifkan Adaptive Battery guna mengetahui perbedaannya.

Namun, mengingat Google telah meningkatkan harga ponsel seri Pixel 3, konsumen juga menyampaikan keluhan dan protes terkait permasalahan terhadap salah satu raksasa teknologi ini via media sosial. Sayangnya hingga saat ini belum tersedia informasi resmi terkait penyebab permasalahan tersebut.

Pada ponsel generasi kedua, Google mampu menyelesaikan permasalahan pada Pixel 2 melalui update software. Hal serupa dapat dilakukan Google apabila permasalahan disebabkan oleh segi software. Jika diakibatkan oleh permasalahan hardware, maka Google akan menghadapi tantangan berat.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.