Mi Band 3.
Mi Band 3.

Jam Tangan Pintar Xiaomi Salip Apple

Teknologi apple xiaomi
Cahyandaru Kuncorojati • 05 Desember 2018 13:37
Jakarta: Firma riset IDC untuk Q3 2018 yang dirilis pada 3 Desmeber 2018 menyebutkan jumlah total pengiriman di dunia sudah mencpaai 32 juta unit dengan peningkatan sebesar 21,7 persen dari tahun sebelumnya.
 
Pasar Asia-Pasifik (tidak termasuk Jepang) disebutkan berkontribusi terhadap lebih dari separuh jumlah pegiriman tersebut dan dinilai pasarnya bertumbuh 21,4 persen dari tahun lalu. Pasar kawasan ini menjadi yang terbesar untuk wearable device.
 
Bagaimana dengan Amerika Serikat yang sejatinya asal dari jam tangan pintar Apple Watch yang dinilai sebagai jam tangan pintar tercanggih dibandigkan merek lainnya? IDC menyebutkan pasar Amerika Serikat justru mengalami penurunan 0,4 persen dari tahun ke tahun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dari segi geografis, Tiongkok disebut sebagai pasar perangkat wearable device jam tangan pintar terbesar bahkan menurut Researc Director IDC Ramon T. Llamas ukurannya dua kali lipat dibandingkan Amerika Serikat.
 
Hal ini didorong oleh perkembangan jam tangan pintar tanpa henti yang di sisi harga ditekan untuk serendah mungkin dengan menyediakan fungsi dasar yang lebih menarik bagi pengguna baru.
 
Jam Tangan Pintar Xiaomi Salip Apple
 
Sementara di Amerika Serikat, persaingan hanya diisi oleh jam tangan pintar canggih nan mewah dengan banyak fitur baru yang hanya diminati oleh pengguna lama. Artinya dorongan pertumbuhan dari kalangan pengguna baru sangat minim
 
Dari data IDC, lima merek wearable device atau berupa jam tangan pintar yang menguasai pasar dan pengiriman unit terbanyak terdiri dari Xiomi, Apple, Fitbit, Huawei, dan Samsung secara berurutan dari tertinggi ke rendah.
 
Xiaomi di peringkat pertama berhasil mengirimkan 6,9 juta unit dengan menguasai pangsa pasar 21,5 persen di Q3 2018. Harga yang terjangkau dengan fitur dasar yang lebih esensial disebut membuatnya menyalip Apple.
 
Pertumbuhan Xiaomi meningkat cukup signifikan dibandingkan setahun lalu di Q3 2017 dan pertumbuhan dari tahun ke tahun (YoY) sebesar 90,9 persen, yang kini terbantu dengan Mi Band 3. Bagaimana dengan Apple?
 
Jam Tangan Pintar Xiaomi Salip Apple
 
Apple diperingkat kedua berhasil mengirimkan unit sebanyak 4,2 juta dan menguasai pangsa pasar 13,1 persen. Peningkatan dari pengiriman sebanyak 2,7 juni dan pangsa pasar 10,3 persen di Q3 2017. Pertumbuhannya sekitar 54 persen dari tahun ke tahun.
 
Pertumbuhan dari tahun ke tahun terbesar justru dikantonhi oleh Samsung yang berada di posisi kelima. Pertumbuhan year-over-year sebesar 91 persen namun dengan jumlah pengiriman unit dan pangsa pasar terkecil di Q3 2018 yakni 1,8 juta unit dan pangsa pasar 5,6 persen.
 
Hal tersebut didorong lantaran selisih antara Q3 2017 yang sangat jauh dan positif. Di Q3 2017 Samsung hanya mengirimkan kurang dari 1 juta unit sekitar 900 ribu unit saja dengan pangsa pasar 3,6 persen.
 
Fitbit yang dikenal sebagai pengembang jam tangan pintar pionir di fitur kesehatan justru menunjukkan penurunan pertumbuhan dari tahun ke tahun yaitu minus 3,1 persen meskipun bertengger di posisi keitga dalam daftar IDC.
 
Kondisi ini diakibatkan penurunan jumlah unit yang dikirmkan dan pangsa pasar yang lebih kecil dari Q3 2017 tapi masih lebih tinggi dibandingkan merek Huawei dan Samsung.
 
Pihak IDC menilai bahwa Fitbit dan Apple menjadi dua pesaing baru di fitur kesehatan yang kini tampak semakin serius digarap oleh industri jam tangan pintar.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif