Jakarta: Canva meluncurkan kampanye brand pertamanya di Indonesia yang berfokus pada pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) bertajuk NyatAIn di Canva. Melalui kampanye ini, platform komunikasi visual tersebut menggandeng King Nassar sebagai wajah kampanye.
Kolaborasi dengan King Nassar ditujukan Canva untuk mengajak masyarakat Indonesia lebih percaya diri dalam mewujudkan ide menjadi karya. Kampanye yang diperkenalkan pada tanggal 8 Juli 2026 ini hadir seiring meningkatnya semangat kewirausahaan dan kreativitas masyarakat Indonesia.
Canva menilai masih banyak orang yang memiliki ide, tetapi terhambat ketika harus mulai merealisasikannya. Karena itu, AI Canva dihadirkan sebagai mitra kreatif yang membantu mengubah prompt menjadi hasil karya sekaligus mempercepat proses pembuatan desain agar lebih mudah dan intuitif.
Dalam kampanye tersebut, King Nassar dipilih sebagai representasi yang dekat dengan masyarakat Indonesia. Film kampanye NyatAIn di Canva tersebut menampilkan tiga situasi yang umum ditemui masyarakat Indonesia.
Ketiga situasi tersebut yaitu pekerja kantoran yang kesulitan menyelesaikan laporan, guru yang ingin membuat materi pembelajaran lebih menarik, serta pelaku UMKM yang ingin menciptakan materi promosi tetapi tidak mengetahui harus memulai dari mana.
Canva mengangkat analogi mati lampu yang terinspirasi dari lagu populer King Nassar, Seperti Mati Lampu, untuk menggambarkan kebuntuan saat berkreasi. Dalam film tersebut, King Nassar hadir dengan gaya khasnya untuk menunjukkan cara AI Canva dapat membantu mengatasi hambatan tersebut.
Pesan utama kampanye adalah bahwa tantangan terbesar bukan terletak pada kurangnya ide, melainkan keyakinan bahwa ide tersebut dapat diwujudkan. King Nassar mengatakan kampanye ini relevan dengan kondisi yang sering dihadapi masyarakat Indonesia ketika membuat materi untuk pekerjaan, pendidikan, maupun bisnis.
Menurutnya, banyak orang memiliki ide, tetapi kesulitan menentukan langkah awal untuk merealisasikannya. Ia menambahkan bahwa AI Canva membantu membuat proses berkreasi menjadi lebih sederhana sehingga pengguna tidak perlu menghabiskan banyak waktu untuk berpikir berlebihan.
Dengan demikian, pengguna dapat lebih fokus mengembangkan dan mewujudkan ide yang dimiliki. Canva menjelaskan bahwa selama lebih dari satu dekade perusahaan memiliki misi untuk memberikan kepercayaan diri kepada masyarakat agar dapat berkreasi tanpa memandang tingkat pengalaman maupun kemampuan desain.
AI Canva dikembangkan untuk menjembatani proses dari inspirasi hingga eksekusi sehingga ide dapat diwujudkan menjadi hasil nyata dengan lebih cepat. Country Manager Indonesia Canva, Stefanie Herlie, mengatakan masyarakat Indonesia memiliki ambisi besar untuk membangun, mengembangkan, dan menciptakan sesuatu yang lebih baik.
Menurutnya, AI Canva hadir untuk mendukung ambisi tersebut dengan membantu pengguna mewujudkan visi mereka secara lebih cepat, percaya diri, dan sesuai kebutuhan. Ia menyebut esensi kampanye NyatAIn di Canva adalah membantu masyarakat mengubah ambisi menjadi kenyataan melalui dukungan teknologi AI.
Canva juga memaparkan berbagai contoh penerapan AI dalam aktivitas sehari-hari. Product manager dapat mengembangkan ide awal menjadi presentasi profesional, guru dapat menyusun rencana pembelajaran dan materi kelas melalui Canva Pendidikan, sementara pelaku UMKM dapat membuat materi pemasaran maupun konten tulisan dengan dukungan AI Canva.
Selain itu, Canva menilai kemampuan tersebut mampu mempercepat proses kreatif sekaligus menghadirkan hasil berkualitas profesional lebih mudah diakses oleh berbagai kalangan. Untuk menjangkau masyarakat Indonesia secara luas, kampanye NyatAIn di Canva akan hadir melalui berbagai kanal komunikasi.
Penayangannya mencakup stasiun televisi nasional seperti RCTI, MNCTV, GTV, SCTV, Indosiar, Trans TV, Trans7, dan ANTV. Selain itu, kampanye juga dipublikasikan melalui YouTube, Meta, Instagram, TikTok, media luar ruang (OOH) di Jakarta, Bandung, dan Surabaya, serta didukung kolaborasi dengan kreator, kegiatan media engagement, dan berbagai aktivasi komunitas di seluruh Indonesia.
Canva juga mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025, masyarakat Indonesia telah menciptakan lebih dari satu miliar desain menggunakan platform tersebut. Angka ini menunjukkan komunikasi visual semakin menjadi bagian penting dalam aktivitas belajar, bekerja, dan menjalankan bisnis.
Untuk mendukung perkembangan kreativitas digital, Canva bekerja sama dengan berbagai mitra di bidang pendidikan, pemerintahan, dan komunitas bisnis. Kolaborasi tersebut mencakup Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Ekonomi Kreatif, serta Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) guna memperluas akses terhadap keterampilan digital, kreativitas, dan teknologi di Indonesia.
Canva menegaskan komitmennya untuk terus memberdayakan masyarakat Indonesia agar dapat menciptakan karya, berkomunikasi, dan mewujudkan ide melalui desain seiring pertumbuhan ekonomi digital di Tanah Air.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan