Google menguji cara baru menggunakan Gemini di Android dengan integrasi AI lebih dalam, memungkinkan pengguna menjalankan berbagai tugas langsung dari layar.
Google menguji cara baru menggunakan Gemini di Android dengan integrasi AI lebih dalam, memungkinkan pengguna menjalankan berbagai tugas langsung dari layar.

Google Uji Cara Baru Pakai Gemini di Android, Bisa Kerja Langsung dari Layar

Lufthi Anggraeni • 12 Juni 2026 07:28
Ringkasnya gini..
  • Google sedang menguji integrasi Gemini lebih dalam di Android sehingga AI dapat memahami konteks layar dan membantu menjalankan tugas tanpa perlu berpindah aplikasi.
  • Fitur baru ini memungkinkan Gemini bekerja lebih proaktif, termasuk membantu aktivitas di Chrome dan berbagai aplikasi Google.
  • Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Google untuk menjadikan Gemini sebagai pusat pengalaman Android generasi berikutnya.
Jakarta: Google dilaporkan tengah menguji pendekatan baru dalam penggunaan Gemini di perangkat Android. Google dilpaorkan ingin membuat asisten AI tersebut lebih terintegrasi dengan sistem operasi sehingga pengguna dapat berinteraksi dengan Gemini secara lebih natural dan praktis.
 
Mengutip Phone Arena, alih-alih hanya berfungsi sebagai chatbot atau asisten berbasis perintah suara, Gemini kini diarahkan menjadi agen AI berkemampuan memahami konteks aktivitas pengguna di layar dan membantu menyelesaikan berbagai tugas secara langsung.
 
Salah satu kemampuan yang sedang dikembangkan adalah fitur auto-browse atau penjelajahan otomatis di Chrome. Melalui fitur ini, Gemini dapat membantu mengerjakan tugas berulang di web, seperti mengisi formulir, melakukan reservasi, hingga membantu proses belanja online berdasarkan instruksi pengguna.

Google juga mengembangkan Gemini Intelligence, teknologi AI yang memungkinkan Gemini memahami konteks lintas aplikasi dan memberikan bantuan lebih relevan. Sistem ini dirancang untuk mengurangi kebutuhan pengguna berpindah-pindah aplikasi saat menyelesaikan suatu pekerjaan.
 
Pengembangan terbaru ini menunjukkan arah baru Android yang semakin berfokus pada AI. Dalam berbagai pengumuman terbaru, Google memperkenalkan Gemini Intelligence sebagai fondasi berbagai fitur baru Android, dari peningkatan kemampuan Chrome, pembuatan widget berbasis AI, hingga fitur pengetikan suara lebih cerdas.
 
Google dilaporkan ingin menjadikan Gemini sebagai lapisan kecerdasan utama di Android, bukan sekadar aplikasi tambahan. Dengan pendekatan tersebut, pengguna nantinya dapat menyelesaikan lebih banyak pekerjaan hanya melalui percakapan atau instruksi sederhana kepada AI.
 
Menurut informasi yang beredar, beberapa fitur baru Gemini akan mulai tersedia secara bertahap pada perangkat Android tertentu yang menjalankan Android 12 atau versi lebih baru. Namun, sebagian fitur lanjutan kemungkinan hanya tersedia untuk pelanggan layanan berbayar Google AI Pro atau AI Ultra pada tahap awal peluncuran.
 
Kendati masih dalam tahap pengujian dan peluncuran bertahap, langkah ini memperlihatkan ambisi Google untuk menghadirkan pengalaman Android lebih proaktif, kontekstual, dan berpusat pada kecerdasan buatan.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA