CEO ManageEngine, Rajesh Ganesan.
CEO ManageEngine, Rajesh Ganesan.

ManageEngine Luncurkan Marketplace untuk Enterprise, Hadirkan Ekosistem Developer dan AI Agent

Cahyandaru Kuncorojati • 08 Juli 2026 11:44
Ringkasnya gini..
  • ManageEngine memperkenalkan ManageEngine Marketplace untuk memperluas kapabilitas platform TI enterprise melalui ekstensi dan integrasi.
  • Marketplace menghadirkan lebih dari 170 ekstensi dari 17 partner-developer serta akses ke Zia Agents berbasis AI.
  • Setiap ekstensi melewati proses validasi keamanan, kepatuhan, dan quality assurance sebelum tersedia bagi pelanggan.
Jakarta: ManageEngine memperkenalkan ManageEngine Marketplace, sebuah ekosistem partner-developer yang dirancang untuk memperluas kapabilitas platform manajemen TI enterprise melalui ekstensi, integrasi, add-on, plug-in, hingga AI agent yang dapat diterapkan secara lebih aman dan terkelola. 
 
Langkah ini diumumkan dalam ajang ManageEngine User Conference 2026 di Jakarta sebagai respons terhadap meningkatnya adopsi kecerdasan buatan (AI) dan kompleksitas infrastruktur TI perusahaan.
 
Marketplace tersebut memungkinkan organisasi menemukan, mengimplementasikan, dan mengelola berbagai ekstensi yang dikembangkan oleh partner-developer sehingga perusahaan dapat memperluas fungsi platform ManageEngine tanpa harus membangun integrasi dari awal. 

Pendekatan ini ditujukan agar proses adopsi inovasi berlangsung lebih cepat, tetapi tetap memenuhi kebutuhan keamanan, tata kelola, dan kepatuhan yang menjadi tuntutan lingkungan enterprise.
 
CEO ManageEngine, Rajesh Ganesan, mengatakan perkembangan AI membuat proses pengembangan perangkat lunak menjadi semakin mudah. Namun, menurutnya, organisasi tetap membutuhkan mekanisme yang memastikan setiap inovasi memenuhi standar keamanan, kualitas, dan tata kelola perusahaan.
 
“ManageEngine Marketplace  memberikan ruang bagi developer untuk menghadirkan kapabilitas baru yang  melampaui fitur bawaan platform kami, sekaligus memastikan pelanggan dapat  mengadopsi inovasi tersebut dengan tingkat kepercayaan yang sama terhadap keamanan, kualitas, dan governance,” jelas Rajesh.
 
“Kami juga antusias melihat developer, partner,  dan pelanggan berkolaborasi membangun solusi yang mampu menjawab kebutuhan  bisnis yang terus berkembang,” tambahnya.
 
Berdasarkan data perusahaan, saat peluncuran marketplace tersebut sudah terdapat lebih dari 17 organisasi partner-developer yang mengembangkan lebih dari 170 ekstensi siap pakai. Seluruh ekstensi itu telah diunduh lebih dari 10.000 kali oleh pelanggan di berbagai negara.
 
Selain menjadi pusat distribusi ekstensi, ManageEngine Marketplace juga menjadi gerbang utama untuk mengakses Zia Agents, AI agent otonom milik ManageEngine.
 
Agen AI tersebut dapat diterapkan di berbagai platform ManageEngine maupun solusi pihak ketiga untuk membantu mengotomatisasi beban kerja TI yang kompleks sekaligus meningkatkan produktivitas organisasi.
 
Perusahaan menilai pendekatan ini memungkinkan organisasi mengadopsi AI secara lebih bertanggung jawab melalui kontrol, visibilitas, serta tata kelola yang sesuai dengan kebutuhan enterprise.
 
ManageEngine menjelaskan bahwa marketplace dibangun sebagai ekosistem kolaboratif yang mempertemukan perusahaan, partner-developer, independent software vendor (ISV), dan pelanggan. 
 
Dalam model ini, ManageEngine menyediakan platform inti beserta standar keamanan, integrasi, dan tata kelola, sementara partner-developer memanfaatkan extension framework untuk membangun serta mendistribusikan solusi kepada pelanggan.
 
Di sisi lain, pelanggan memperoleh akses terhadap berbagai kapabilitas baru yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis tanpa harus menambah kompleksitas operasional. Menurut perusahaan, pendekatan tersebut memungkinkan inovasi diterapkan lebih cepat sekaligus menghasilkan nilai bisnis yang lebih nyata.
 
Director & Product Owner HyphenEdge (EraSmith), Anuj Garg, yang menjadi salah satu partner ManageEngine, menilai marketplace tidak hanya berfungsi sebagai kanal distribusi, tetapi juga membuka peluang bisnis baru bagi developer. 
 
Dengan basis pelanggan enterprise yang luas, developer memiliki kesempatan membangun sumber pendapatan berulang melalui ekstensi yang dikembangkan di atas platform ManageEngine.
 
Untuk menjaga kualitas solusi yang tersedia, ManageEngine menerapkan proses validasi terhadap setiap ekstensi yang diajukan. Validasi tersebut mencakup aspek fungsionalitas, keamanan, kepatuhan, hingga quality assurance sebelum solusi dipublikasikan di Marketplace. 
 
Perusahaan menyebut proses ini bertujuan mempercepat adopsi inovasi tanpa mengorbankan keamanan dan tata kelola yang dibutuhkan organisasi enterprise, terutama di tengah meningkatnya pemanfaatan AI.
 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA