Perangkat ini diklaim sebagai feature phone Nokia paling terjangkau yang menawarkan perlindungan terhadap air dan debu, sekaligus dirancang untuk penggunaan di lingkungan kerja luar ruangan.
Berbeda dari feature phone pada umumnya yang mengutamakan fungsi dasar, Nokia 123 Shield membawa sejumlah peningkatan pada aspek ketahanan fisik, kualitas panggilan, hingga kapasitas baterai. Ponsel ini juga menjadi salah satu model terbaru Nokia yang sudah menggunakan port USB-C sebagai standar pengisian daya.
Dirancang untuk Tahan Air, Debu, dan Aktivitas Outdoor
Salah satu nilai jual utama Nokia 123 Shield adalah desain yang difokuskan untuk penggunaan di lingkungan dengan kondisi yang lebih menantang. HMD menyebut ponsel ini mampu menghadapi paparan hujan, percikan air, pasir, dan debu.Meski perusahaan tidak mencantumkan sertifikasi IP secara resmi pada materi pemasaran, HMD menjelaskan bahwa perangkat ini memenuhi persyaratan standar IP65 berdasarkan IEC 60529. Artinya, Nokia 123 Shield memiliki perlindungan terhadap debu serta semprotan air bertekanan rendah dari berbagai arah.
Untuk menunjang penggunaan di lapangan, sisi bodi dibuat menggunakan tekstur anti-selip agar lebih mantap saat digenggam. Selain itu, port pengisian daya dan jack audio juga dilengkapi pelindung berbahan karet untuk membantu mencegah masuknya debu maupun air.
Dengan karakter tersebut, Nokia 123 Shield menyasar pekerja lapangan, teknisi, petugas keamanan, hingga pengguna yang membutuhkan ponsel cadangan dengan daya tahan lebih baik dibanding feature phone biasa.
Kualitas Panggilan Diklaim Lebih Stabil
Selain ketahanan fisik, HMD juga mengklaim telah meningkatkan kualitas komunikasi pada Nokia 123 Shield.Perusahaan menyebut ponsel ini dioptimalkan agar mampu menghasilkan sinyal yang lebih stabil serta kualitas panggilan yang lebih jernih dibanding beberapa feature phone 2G sebelumnya, termasuk Nokia 105.
Meski masih mengandalkan jaringan 2G, peningkatan tersebut ditujukan untuk memastikan komunikasi tetap berjalan dengan baik di area yang memiliki cakupan sinyal terbatas.
Spesifikasi Nokia 123 Shield
Di sektor hardware, Nokia 123 Shield ditenagai chipset Unisoc SC6531E yang menjalankan sistem operasi S30+.Ponsel ini dibekali RAM 4 MB dan memori internal 4 MB. Jika kapasitas penyimpanan dirasa kurang, pengguna masih dapat menambahkan kartu microSD hingga 32 GB.
Untuk tampilan, Nokia 123 Shield menggunakan layar 2,4 inci beresolusi QVGA. Di bagian belakang terdapat kamera QVGA yang ditemani LED flash. Lampu kilat tersebut juga berfungsi sebagai senter dan diklaim memiliki tingkat kecerahan hingga tiga kali lebih terang dibanding flash pada Nokia 110.
Baterai Lepas Pasang hingga 19 Hari Standby
Salah satu keunggulan feature phone masih terletak pada efisiensi daya, dan hal itu tetap dipertahankan pada Nokia 123 Shield. Perangkat ini menggunakan baterai 1.750 mAh yang dapat dilepas (removable battery).Menurut HMD, baterai tersebut mampu memberikan waktu siaga hingga 19 hari dan waktu bicara mencapai 27,9 jam dalam sekali pengisian daya.
Pengisian baterai dilakukan melalui port USB-C, yang kini mulai menjadi standar baru pada berbagai perangkat elektronik, termasuk feature phone.
Fitur Lain Nokia 123 Shield
Selain spesifikasi utama tersebut, Nokia 123 Shield juga membawa sejumlah fitur yang masih banyak dicari pengguna feature phone, di antaranya:-Dual SIM
-Jack audio 3,5 mm
-Radio FM yang dapat digunakan dengan maupun tanpa headset
-Slot kartu microSD hingga 32 GB
-LED Flash yang juga berfungsi sebagai senter
Harga Nokia 123 Shield
HMD belum mengumumkan harga resmi Nokia 123 Shield untuk pasar global. Namun, perangkat ini sudah mulai dipasarkan di beberapa negara Eropa. Berdasarkan daftar harga dari sejumlah retailer, Nokia 123 Shield dijual sekitar 35 euro di Bulgaria dan sekitar 40 euro di Yunani.Nokia 123 Shield tersedia dalam dua pilihan warna, yakni Green dan Purple, hingga saat ini belum ada informasi resmi mengenai ketersediaan maupun harga Nokia 123 Shield di Indonesia.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda