Ingram Micro ditunjuk sebagai distributor resmi Hexnode di Indonesia untuk memperluas akses terhadap solusi pengelolaan perangkat bagi mitra bisnis dan pelanggan perusahaan.
Ingram Micro ditunjuk sebagai distributor resmi Hexnode di Indonesia untuk memperluas akses terhadap solusi pengelolaan perangkat bagi mitra bisnis dan pelanggan perusahaan.

Ancaman Siber di Indonesia Meningkat, Pengelolaan Perangkat Kerja Kini Jadi Prioritas Perusahaan

Cahyandaru Kuncorojati • 22 Juli 2026 09:38
Ringkasnya gini..
  • Meningkatnya serangan siber mendorong perusahaan memperkuat pengelolaan perangkat digital.
  • BSSN mencatat sekitar 5,5 miliar insiden siber sepanjang 2025 dan 1,52 miliar insiden pada awal 2026.
  • Hexnode dan Ingram Micro menjalin kerja sama untuk memperluas solusi manajemen endpoint di Indonesia.
Jakarta: Meningkatnya ancaman siber di Indonesia membuat perusahaan semakin memperhatikan pengelolaan perangkat digital yang digunakan karyawan. 
 
Selain melindungi data, perusahaan juga dituntut memastikan seluruh perangkat kerja, mulai dari komputer hingga ponsel, dapat dikelola secara terpusat agar lebih aman dan sesuai regulasi.
 
Kebutuhan tersebut menjadi salah satu latar belakang kerja sama antara penyedia solusi manajemen endpoint Hexnode dan distributor teknologi Ingram Micro. Melalui kemitraan ini, Ingram Micro ditunjuk sebagai distributor resmi Hexnode di Indonesia untuk memperluas akses terhadap solusi pengelolaan perangkat bagi mitra bisnis dan pelanggan perusahaan.

Presiden Direktur Ingram Micro, Mulia Dewi Karnadi, mengatakan kolaborasi tersebut diharapkan membantu mitra perusahaan menghadirkan layanan manajemen perangkat yang lebih lengkap bagi pelanggan.
 
"Kami membangun kapabilitas lokal yang memungkinkan mitra kami untuk memosisikan, mengimplementasikan, dan mendukung solusi bagi pelanggan mereka secara sukses. kata Mulia di Jakarta, Selasa (21/7/2026).
 
“Dengan menambahkan Hexnode ke dalam portofolio kami, kami dapat membantu reseller dan integrator sistem dalam mengembangkan layanan terkelola (managed services) yang lebih kuat serta peluang pendapatan berkelanjutan terkait manajemen endpoint," jelasnya.
 
Ia menambahkan dukungan teknis, integrasi solusi, hingga strategi pemasaran bersama diharapkan dapat mempercepat adopsi sistem manajemen perangkat modern di Indonesia.
 

Ancaman Siber di Indonesia Terus Bertambah

Pentingnya pengelolaan perangkat digital juga tidak lepas dari meningkatnya jumlah serangan siber dalam beberapa tahun terakhir.
 
Berdasarkan data Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Indonesia mencatat sekitar 5,5 miliar insiden siber sepanjang 2025, meningkat signifikan dibandingkan rata-rata empat tahun sebelumnya. Sementara pada awal 2026, tercatat tambahan sekitar 1,52 miliar insiden siber.
 
Tingginya jumlah insiden tersebut membuat organisasi perlu menerapkan pengelolaan perangkat yang lebih terstruktur, terutama ketika perangkat kerja semakin beragam dan digunakan dari berbagai lokasi.
 
Selain meningkatkan keamanan, pengelolaan endpoint juga dinilai penting untuk membantu perusahaan memenuhi kepatuhan terhadap berbagai regulasi, termasuk Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP).
 

Pengelolaan Endpoint Dibutuhkan di Berbagai Industri

Hexnode menyebut solusi manajemen endpoint dirancang untuk membantu organisasi mengelola berbagai perangkat kerja dari satu platform, baik komputer, smartphone, tablet, maupun perangkat operasional lainnya.
 
Melalui jaringan distribusi Ingram Micro, solusi tersebut diharapkan dapat diakses lebih luas oleh reseller, integrator sistem, hingga penyedia layanan terkelola (managed service provider) di Indonesia.
 
Enterprise Sales Director ASEAN Hexnode, Keith O'Leary, mengatakan kerja sama ini menjadi bagian dari strategi perusahaan memperkuat kehadirannya di pasar Indonesia.
 
"Bersama-sama, kami memperkuat komitmen kami terhadap pasar Indonesia dan memberdayakan berbagai bisnis melalui solusi manajemen endpoint berkelas dunia. Kami berharap dapat terus berkembang bersama Ingram Micro dan ekosistem mitranya yang luar biasa," ujar Keith.
 
Menurut Hexnode, kebutuhan manajemen endpoint saat ini tidak hanya datang dari perusahaan teknologi, tetapi juga berbagai sektor lain seperti ritel, layanan kesehatan, logistik, manufaktur, hingga layanan lapangan yang mengoperasikan banyak perangkat di berbagai lokasi.
 
Dengan semakin luasnya penggunaan perangkat digital dalam operasional bisnis, sistem pengelolaan endpoint diperkirakan akan menjadi salah satu aspek penting dalam strategi keamanan siber perusahaan, terutama untuk menjaga keamanan data sekaligus memastikan perangkat tetap terkendali dari satu pusat pengelolaan.
 

 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA