Bencana alam tersebut sebelumnya telah berdampak pada ratusan ribu warga di Aceh dan Sumatera Utara, serta mengakibatkan kerusakan signifikan pada infrastruktur kesehatan yang menghambat operasional layanan medis.
Menanggapi tantangan tersebut, Fujifilm sebagai perusahaan inovasi global di bidang healthcare hadir untuk memberikan solusi praktis bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan akses mobilitas.
Melalui teknologi mobile X-ray system, tenaga medis kini dapat melakukan pemeriksaan radiologi langsung di sisi tempat tidur pasien (bedside imaging). Hal ini sangat krusial dalam situasi pascabencana, di mana banyak pasien tidak memungkinkan untuk dipindahkan ke ruang radiologi konvensional akibat kondisi medis tertentu atau keterbatasan fasilitas rumah sakit.
Kerja sama formal ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian di kantor Kementerian Kesehatan pada 7 April 2026. Kolaborasi tersebut mencakup dukungan operasional alat kesehatan bersifat non-komersial, lengkap dengan proses instalasi dan dukungan teknis guna memastikan pemanfaatan alat berjalan optimal.
Masato Yamamoto, Presiden Direktur Fujifilm Indonesia, menegaskan bahwa inovasi ini selaras dengan tujuan global perusahaan, yaitu "Giving our world more smiles". "Dalam situasi pascabencana, tantangan terbesar adalah memastikan diagnosis tetap cepat dan akurat. Kami berharap solusi ini dapat mendukung percepatan pemulihan layanan kesehatan secara berkelanjutan," ujar Masato.
Senada dengan hal tersebut, Direktur Jenderal Farmasi dan Alkes Kemenkes RI, Rizka Andalusia, memberikan apresiasinya terhadap langkah proaktif Fujifilm. Ia menekankan bahwa dukungan teknologi ini sangat membantu tenaga medis dalam memberikan pelayanan yang lebih responsif di tengah situasi krisis.
Dengan hadirnya fasilitas ini, diharapkan ketahanan sistem kesehatan nasional semakin kuat, terutama dalam menghadapi masa pemulihan pascabencana. Langkah ini juga menjadi bukti nyata komitmen lintas sektor dalam memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses layanan kesehatan yang berkualitas meski dalam kondisi darurat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News