Ilustrasi.
Ilustrasi.

Gemini Tembus 1 Miliar Pengguna Aktif Bulanan, Segini Harga Langganannya di Indonesia

Cahyandaru Kuncorojati • 12 Agustus 2026 16:27
Ringkasnya gini..
  • Gemini resmi menembus 1 miliar pengguna aktif bulanan pada Agustus 2026, menyamai pencapaian ChatGPT.
  • Google menyebut 63% pengguna Gemini berinteraksi dengan AI lewat fitur suara dan Gemini membuat lebih dari 150 juta gambar per hari.
  • Harga langganan Gemini di Indonesia mulai Rp75.000 per bulan untuk Google AI Plus dan Rp309.000 untuk Google AI Pro.
Jakarta: Pertumbuhan Google Gemini semakin sulit diabaikan. Aplikasi AI generatif milik Google kini telah melewati 1 miliar pengguna aktif bulanan atau monthly active users (MAU) secara global menurut pengumuman di situs resminya.
 
Pencapaian tersebut diumumkan CEO Google Sundar Pichai pada 11 Agustus 2026 dan menjadikan Gemini sebagai salah satu produk Google dengan pertumbuhan paling cepat.
 
Angka 1 miliar ini secara khusus merujuk pada aplikasi Gemini, bukan seluruh pengguna fitur AI Google. Artinya, pengguna Gemini yang mengakses kemampuan AI melalui layanan lain seperti Google Search tidak dihitung dalam angka tersebut.

Pencapaian itu juga menempatkan Gemini di level yang sama dengan ChatGPT. OpenAI sebelumnya melaporkan ChatGPT telah mencapai 1 miliar pengguna aktif bulanan pada Juni 2026.
 

Gemini Tembus 1 Miliar Pengguna Aktif Bulanan

Sundar Pichai menyebut Gemini sebagai produk Google ke-14 yang berhasil mencapai angka 1 miliar pengguna. Pertumbuhan Gemini sendiri berlangsung cukup cepat.
 
Pada laporan kinerja Google kuartal II 2026, jumlah pengguna bulanan Gemini masih berada di atas 950 juta. Google juga menyebut jumlah pengguna aktif harian Gemini telah meningkat tiga kali lipat dalam setahun terakhir.
 
Yang perlu dicatat, angka tersebut tidak menggambarkan seluruh jangkauan AI Google. AI Mode di Google Search juga telah memiliki lebih dari 1 miliar pengguna aktif bulanan, tetapi angka itu merupakan layanan berbeda dari aplikasi Gemini.
 
Google pun terus memperluas Gemini ke berbagai produk, termasuk Search, Workspace, Android, hingga aplikasi Gemini yang berdiri sendiri.
 

Pengguna Gemini Banyak Memakai Fitur Suara

Pertumbuhan jumlah pengguna bukan satu-satunya angka menarik yang dibagikan Google.
 
Sebanyak 63 persen pengguna Gemini disebut berinteraksi langsung dengan asisten AI menggunakan fitur suara. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan chatbot AI mulai bergeser dari sekadar mengetik pertanyaan menuju percakapan yang lebih natural.
 
Gemini juga semakin sering digunakan untuk membuat konten visual. Google menyebut Gemini kini menghasilkan lebih dari 150 juta gambar setiap hari.
 
Di sisi lain, aplikasi Gemini telah memiliki lebih dari 100 juta pengguna aktif di iOS, memperlihatkan bahwa pertumbuhannya tidak hanya bergantung pada ekosistem Android.
 
Google juga terus menambah kemampuan model dan fitur Gemini. Salah satunya adalah Gemini 3.5 Flash yang ditujukan untuk meningkatkan kemampuan coding serta menjalankan tugas yang berkaitan dengan autonomous AI agent.
 

Berapa Harga Langganan Gemini di Indonesia?

Bagi pengguna Indonesia yang ingin mendapatkan kemampuan Gemini lebih luas, Google menyediakan beberapa pilihan paket Google AI.
 
Saat ini, Gemini masih bisa digunakan secara gratis dengan akun Google. Paket gratis memberikan akses ke sejumlah kemampuan AI, meskipun batas penggunaannya berbeda dengan paket berbayar.
 
Untuk pengguna yang membutuhkan kapasitas lebih besar, Google AI Plus dibanderol Rp75.000 per bulan di Indonesia. Paket ini memberikan batas penggunaan Gemini hingga dua kali lebih tinggi dibandingkan versi gratis serta menyediakan penyimpanan cloud 400 GB.
 
Sementara itu, Google AI Pro dibanderol Rp309.000 per bulan. Paket tersebut memberikan batas penggunaan Gemini hingga empat kali lebih tinggi dibandingkan versi gratis, sekaligus menyediakan penyimpanan 5 TB.
 
Google juga menyediakan Google AI Ultra sebagai paket dengan tingkat akses lebih tinggi. Namun, halaman harga Google Indonesia yang tersedia saat ini tidak menampilkan nominal bulanannya secara jelas, sehingga harga tersebut sebaiknya tidak diasumsikan dari tarif negara lain.
 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA