Paessler menekankan pentingnya pengaplikasian inisiatif TI untuk dukung masyarakat selama pandemi.
Paessler menekankan pentingnya pengaplikasian inisiatif TI untuk dukung masyarakat selama pandemi.

Paessler: Inisiatif TI selama Pandemi Perlu Difokuskan

Teknologi teknologi
Lufthi Anggraeni • 24 September 2020 16:38
Jakarta: Pandemik Covid-19 mengubah cara masyarakat beraktivitas dalam kehidupan sehari-hari, dan selama beberapa bulan terakhir, sebagian besar masyarakat Indonesia harus melakukan aktivitas mereka dengan ruang gerak terbatas, dan sebagian besar di rumah masing-masing.
 
Tidak hanya bekerja, akibat pandemi, sekolah pun kini harus dilaksanakan setiap tenaga pengajar dan siswa di rumah via internet. Karenanya, Paessler menyebut berbagai negara termasuk Indonesia perlu terfokus pada pengaplikasian inisiatif TI untuk mendukung masyarakat.
 
“Salah satu elemen digitasi lingkungan kantor atau sekolah adalah pada monitoring TI. Perusahaan atau institusi tersier perlu memiliki visibilitas dari infrastruktur TI mereka, yang kini lebih diandalkan oleh pekerja dan siswa,” ujar Asia Pacific Regional Business Lead Paessler Tee Haw Pang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Paessler mengklaim pihaknya telah mengobservasi peningkatan permintaan pasar untuk berinvestasi dalam alat pengawasan TI, guna meningkatkan operasional yang mulus, serta sebagai langkah pencegahan atau meringankan masalah sehingga tidak menjadi tantangan lebih besar.
 
Area lain yang mengalami pertumbuhan di Indonesia adalah infrastruktur cloud, terutama dengan peningkatan dalam hal digitalisasi. Komputasi awan merupakan cara efektif untuk meningkatkan efisiensi bagi bisnis dan telah menjadi lebih signifikan selama pandemik saat bekerja dari jarak jauh.
 
Dan efisiensi operasional terkait erat dengan penghematan biaya serta meningkatkan produktivitas. Seluruh ASEAN juga mengalami peningkatan permintaan untuk cloud dan layanan terkait lainnya. Menurut Boston Consulting Group, pertumbuhan di komputasi awan dapat mencapai nilai USD450 miliar (Rp6.741,9 triliun) di enam pasar besar di Asia Pasifik.
 
Keenam pasar besar Asia Pasifik tersebut adalah Indonesia, Australia, India, Japan, Singapura, dan Korea Selatan. Pertumbuhan ini disebut Boston Consulting Group akan terjadi dari tahun 2019 hingga tahun 2023 mendatang.
 
Dan dengan Indonesia dan ASEAN yang tengah mengalami transformasi digital cepat, pemerintah dan perusahaan mengeksplorasi teknologi baru untuk mengubah cara masyarakat hidup dan bekerja akibat disrupsi yang dibawa oleh Covid-19.
 
Di Indonesia, Paessler sebagian besar digunakan oleh penyedia layanan utamanya internet dan cloud, finansial, manufaktur, dan sektor pemerintah. Di masa depan, Paessler memprediksi akan menemukan perkembangan lebih besar di area tersebut.
 
(MMI)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif