YouTube dilaporkan melakukan demonetisasi pada video yang membahas topik COVID-19.
YouTube dilaporkan melakukan demonetisasi pada video yang membahas topik COVID-19.

YouTube Lakukan Demonetisasi pada Video Terkait COVID-19

Teknologi youtube teknologi google
Lufthi Anggraeni • 05 Maret 2020 10:17
Jakarta: YouTube dilaporkan melakukan demonetisasi terhadap video terkait penyebaran virus korona atau COVID-19. Sebelumnya, YouTube telah melakukan hal yang sama pada sejumlah subjek sensitif di masa lalu.
 
Panduan iklan YouTube menyatakan bahwa topik sensitif, umumnya terkait dengan insiden yang tengah terjadi saat ini, melibatkan kehilangan nyawa, atau hasil dari serangan berbahaya yang tidak direncanakan, normalnya tidak sesuai untuk periklanan.
 
Video tersebut, lanjut panduan iklan YouTube, diizinkan untuk berada di platform, namun tidak berhak untuk menghasilkan uang dari layanan iklan terintegrasi milik YouTube. Mengutip The Verge, YouTue menyebut bahwa penyebaran virus korona kini telah masuk ke dalam kategori topik sensitif.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dengan demikian, Product Officer YouTube Tom Leung menyebut bahwa seluruh video yang terfokus pada topik ini akan mengalami demonetisasi hingga pemberitahuan selanjutnya. Leung juga menegaskan bahwa kebijakan ini ditujukan untuk melindungi pengiklan.
 
Penyebaran virus korona ini menjadi salah satu topik spesifik karena memenuhi kriteria yang diusung YouTube. Lebih dari 95 ribu kasus COVID-19 dilaporkan di seluruh dunia, dan lebih dari 3.200 orang meninggal dunia akibat terinfeksi virus ini.
 
Kekhawatiran terkait penyebaran virus ini juga telah mendorong penyelenggara acara konferensi teknologi besar, termasuk Google I/O, Facebook F8 dan Game Developers Conference, untuk membatalkan atau menunda acara tersebut.
 
Taman rekreasi Disney pun telah menutup seluruh cabang arena bermainnya di wilayah Asia, dan semakin banyak kantor yang meminta pegawai untuk tinggal di rumah. Salah satu kreator yang menyuarakan kekhawatiran terkait tindakan demonetisasi pada video terkait COVID-19 oleh YouTube adalah Linus Sebastian, pemilik saluran Linus Tech Tips.
 
Namun, Sebastian bukan satu-satunya kreator yang mengkhawatirkan video mereka mengalami nasib serupa. Jonathan Downey, pemilik saluran gaming Spawn Wave juga menyuarakan kekhawatiran serupa, dan mengaku mencoba menghindari penggunaan kata coronavirus pada videonya.
 
Meskipun demikian, tidak semua video dengan topik sensitif mengalami demonetisasi. Pada tahun 2017 lalu, Casey Neistat dan Philip DeFranco menuntut YouTube memberikan saluran berita kebijakan berbeda, sehingga saluran lain yang membahas topik sensitif akan mengalami demonetisasi, sedangkan iklan masih diizinkan di saluran berita resmi meski membahas topik sensitif.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif