Kerja sama Cisco - BRIN
Kerja sama Cisco - BRIN

Cisco Perkuat Komitmen dengan Inisiatif Strategis AI dan Keamanan Siber

Mohamad Mamduh • 16 Juli 2025 11:13
Jakarta: Cisco mengumumkan serangkaian inisiatif strategis yang bertujuan memajukan dan memberdayakan masa depan kecerdasan buatan (AI) di Indonesia. Inisiatif ini mendukung langkah berani bangsa ini menuju inovasi yang inklusif, infrastruktur yang aman dan berdaulat, serta daya saing di tingkat global.
 
Pengumuman ini disampaikan setelah CEO Cisco Chuck Robbins dan President & Chief Product Officer Jeetu Patel baru-baru ini mengunjungi Indonesia untuk bertemu dengan sejumlah pimpinan penting di berbagai industri. Kunjungan tersebut mendiskusikan peluang ekonomi digital Indonesia, tren AI dan keamanan siber terbaru, serta bagaimana Cisco dapat mendukung transformasi digital negara ini.
 
Bee Kheng Tay, President Cisco ASEAN, menekankan pentingnya pasar Indonesia bagi Cisco, menyebutnya sebagai salah satu kekuatan ekonomi dengan pertumbuhan tercepat di dunia.

"Ketika AI menjadi pusat perhatian, kepemimpinan teknologi di era mendatang akan didorong oleh organisasi-organisasi dengan infrastruktur yang aman dan tenaga kerja yang memiliki keterampilan untuk mendukungnya," ujar Tay.
 
"Melalui kolaborasi bersama sektor publik dan swasta Indonesia yang telah terjadi selama lebih dari 25 tahun, kami sangat antusias untuk meningkatkan dukungan terhadap aspirasi Indonesia di bidang AI dan keamanan siber melalui inisiatif terbaru kami dengan BRIN, Komdigi, IOH, dan NVIDIA."
 
Salah satu inisiatif kunci adalah kolaborasi Cisco dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk memajukan AI dan keamanan siber di Indonesia. Di bawah program Country Digital Acceleration (CDA) Cisco, kerja sama ini akan berfokus pada:
 
Memajukan riset dan inovasi: Cisco akan menyediakan perlengkapan dan keahlian teknis untuk mendukung riset di bidang infrastruktur AI yang aman, keamanan siber, dan jaringan.
 
Membangun ekosistem yang inovatif: Cisco dan BRIN akan membantu menciptakan ekosistem AI dan keamanan siber yang inovatif, mendukung sinergi antara pusat riset dan industri terkait.
 
Mengembangkan talenta digital: Melalui program Networking Academy (NetAcad) Cisco, kedua pihak akan menggalakkan pengembangan kapasitas dan membangun tim SDM berkualitas yang sesuai dengan standar industri global.
 
Dr. Anto Satriyo Nugroho, Kepala Pusat Riset Kecerdasan Artifisial dan Keamanan Siber di BRIN, menyambut baik kolaborasi ini. "Dengan menggabungkan keahlian riset BRIN dan kapabilitas global Cisco di bidang teknologi, kami ingin mendukung kemajuan Indonesia di bidang AI dan inovasi keamanan siber sekaligus berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi jangka panjang," kata Dr. Anto.
 
Cisco juga mengumumkan dua inisiatif penting lainnya untuk mendukung aspirasi digital Indonesia. Pertama, Cisco akan mendukung Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dalam pembangunan AI Center of Excellence Indonesia.
 
Pusat ini akan dimotori oleh teknologi NVIDIA, dilindungi oleh infrastruktur Cisco, dan didukung oleh Indosat Ooredoo Hutchison (IOH). Cisco akan mengamankan AI Center of Excellence dengan Sovereign Security Operations Center (SOC) Cloud Platform, yang didukung oleh instance lokal Splunk pertama di Indonesia dan Managed Security Services.
 
Kedua, sebagai komitmen jangka panjang, Cisco akan membekali 500.000 warga Indonesia dengan keterampilan penting di bidang AI, keamanan siber, dan jaringan melalui program Cisco Networking Academy hingga tahun 2030.
 
Sejak 1998, NetAcad telah melatih lebih dari setengah juta warga Indonesia dalam keterampilan digital penting, menjadikan program ini salah satu inisiatif skills-to-job teknologi informasi (TI) terlama di dunia.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA