Mengingat HTC mengawinkan layar resolusi rendah dan baterai besar dalam One X10, klaim mereka terdengar masuk akal, meski hanya pengguna yang bisa memastikan kebenaran tersebut. Selain baterai, One X10 memiliki spesifikasi layaknya smartphone kelas menengah kebanyakan, lapor The Verge.
One X10 memiliki layar 5,5 inci dengan resolusi 1080p. Ia menggunakan MediaTek Helio P10 sebagai prosesor, yang digabungkan dengan RAM 3GB dan memori internal 32GB. Terkait kamera, HTC mengombinasikan kamera belakang 16MP dengan kamera depan 8MP yang memiliki lensa wide-angle untuk selfie.
HTC tidak menyebutkan versi Android yang mereka gunakan dalam smartphone terbarunya. Biasanya, HTC menggunakan Android 6.0 Marshmallow pada smartphone yang menggunakan prosesor MediaTek, seperti HTC U Play. Ponsel ini dilengkapi dengan software Sense buatan HTC. Ia memiliki fitur Boost+ yang berfungsi untuk meningkatkan performa.
Namun, perusahaan asal Taiwan ini juga melengkapi One X10 dengan beberapa fitur premium, seperti bodi metal dan pemindai sidik jari. Ia mungkin tidak memiliki spesifikasi atau desain yang terlalu istimewa, tapi, jika HTC benar terkait klaim daya baterainya, hal itu bisa menjadi daya tarik dari smartphone ini.
Menariknya, One X10 hanya diumumkan di situs HTC Rusia. Ia dihargai RUB19,990 atau sekitar Rp4,7 juta. Saat ini, masih belum diketahui apakah HTC akan meluncurkan One X10 di negara lain.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News