Google Terus Lacak Lokasi Pengguna via Peramban dan Maps

Ellavie Ichlasa Amalia 14 Agustus 2018 13:20 WIB
google
Google Terus Lacak Lokasi Pengguna via Peramban dan Maps
Google terus melacak posisi pengguna via peramban dan Maps. (AFP PHOTO / LOIC VENANCE)
Jakarta: Ketika Anda sudah mematikan opsi Location History dari Google, Anda mungkin berpikir Google tidak lagi melacak posisi Anda. Kenyataannya, Google bisa terus mengumpulkan data lokasi Anda dan bahkan melacak posisi Anda dari menit ke menit.

Tidak hanya itu, Google juga bisa mengingat alamat rumah Anda dan tempat-tempat yang telah Anda kunjungi sepanjang hari, lapor Associated Press. Media itu menemukan bahwa Google terus melacak posisi Anda melalui layanan seperti Google Maps, fitur cuaca dan pencarian di peramban.

Pada dasarnya, semua kegiatan yang Anda lakukan via layanan Google bisa digunakan untuk melacak posisi Anda. Dengan mematikan Location History, Anda hanya membuat Google berhenti menambahkan pergerakan Anda ke fitur Timeline, yang menunjukkan secara visual kemana saja Anda telah pergi.


Sebenarnya, ada cara untuk membuat Google berhenti melacak posisi Anda. Anda harus masuk ke menu Settings dan mematikan "Web and App Activity".

Jika Anda melakukan itu, Google tidak lagi bisa menyimpan informasi dimana Anda berada menggunakan aplikasi Maps atau ketika Anda melakukan pencarian pada peramban, lapor The Verge.

Selama Web and App Activity berada dalam keadaan aktif -- secara default opsi ini memang berada dalam keadaan aktif -- maka Google akan menyimpan lokasi Anda berdasarkan waktu. Anda bisa menghapus informasi itu dengan mengakses situs myactivity.google.com.

Google membela diri dengan menyebutkan, fungsi dan tujuan dari Location History sudah jelas.

"Location History adalah produk Google yang pengguna bisa gunakan atau tidak dan pengguna memiliki kendali untuk mengedit, menghapus atau mematikannya kapanpun mereka mau," kata juru bicara Google.

"Kami memastikan pengguna Location History tahu ketika mereka menonaktifkan fitur itu, kami akan terus menggunakan informasi lokasi untuk memperbaiki pengalaman penggunaan ketika mereka melakukan pencarian atau menggunakan Google untuk mencari alamat."

Meskipun begitu, sebagian besar pengguna kemungkinan tidak tahu akan hal itu. Mereka kemungkinan tidak sadar bahwa opsi "Web and App Activity" juga mengatur tentang pengumpulan informasi lokasi yang Google lakukan.

Perusahaan teknologi pernah terlibat masalah dengan polisi karena peraturan privasi yang membingungkan. Komisi Telekomunikasi Federal AS (FTC) pernah memberikan denda pada perusahaan besar seperti Facebook dan Uber karena mereka menyesatkan pengguna terkait apa yang mereka lakukan dengan data pengguna.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.