Xiaomi Hadirkan Versi Lain Dari Mi TV 4A
Xiaomi turut mengumumkan kehadiran Mi TV 4A 43 inci bersamaan dengan Mi A2 dan Mi A2 Lite.
Jakarta: Belum genap satu bulan memboyong Mi TV 4A dengan ukuran layar 32 inci, Xiaomi kembali menghadirkan versi lain dari TV internet pertamanya di Indonesia, yaitu Mi TV 4A dengan layar berukuran 43 inci.

"Peluncuran Mi TV 4A 32 inci yang sukses mendorong kami untuk juga menghadirkan model dengan ukuran layar lebih besar. Kami harap Mi TV 4A ini dapat menghadirkan pengalaman smart TV sesungguhnya dengan berbagai konten multimedia lebih luas," ujar Head of Xiaomi South Pacific Region Xiaomi Indonesia Country Manager Steven Shi.

Selain ukuran layar lebih besar, versi Mi TV 4A ini hadir dengan peningkatan lain, yaitu jumlah port USB sebanyak tiga buah. Jumlah tersebut lebih banyak jika dibandingkan dengan versi sebelumnya, yaitu sebanyak dua.


Sementara itu demi memikat konsumen, Xiaomi menawarkan berlangganan layanan Video-On-Demand (VOD) HOOQ gratis selama satu tahun.

Disinggung soal dukungan resolusi layar masih Full HD, Xiaomi menyebut bahwa resolusi tersebut masih mampu menghadirkan tampilan konten baik pada ukuran 43 ini.

Xiaomi juga beralasan bahwa konten dengan resolusi 4K belum banyak tersedia di pasar, sehingga peningkatan resolusi ini dinilainya belum diperlukan.

Selain itu, peningkatan resolusi pada TV, jelas Shi, juga akan menambahkan biaya produksi sehingga berdampak pada peningkatan harga jual produk.

Hal ini tidak sesuai dengan misi Xiaomi untuk menghadirkan TV cerdas untuk semua konsumen. Xiaomi memasarkan Mi TV 4A 43 inci ini secara online di Lazada dan Mi.com mulai tanggal 27 September, dan tersedia melalui pre-sale mulai 29 September di Mi Store, dengan harga Rp3.999.000.



(MMI)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.