Huawei Kirim Teknisi ke Lombok untuk Perbaikan 500 BTS

Lufthi Anggraeni 10 Agustus 2018 13:39 WIB
huawei
Huawei Kirim Teknisi ke Lombok untuk Perbaikan 500 BTS
Huawei mengumumkan dukungannya dalam pemulihan jaringan telekomunikasi di Lombok yang terdampak gempa bumi.
Jakarta: Huawei mengumumkan komitmennya untuk mendukung upaya pemulihan jaringan operator telekomunikasi di Lombok.

Jaringan telekomunikasi di wilayah tersebut tidak dapat berfungsi dengan baik sebagai dampak dari bencana alam gempa bumi yang terjadi di Lombok, pada Minggu 5 Agustus 2018.

“Huawei mengerahkan 16 teknisi senior yang terlibat dalam 49 tim guna membantu pemulihan jaringan operator yang terdampak,” kata GM Area Jateng, Jatim, Balinusra Huawei Indonesia Syarbeni.


Syarbeni turut mengungkap bahwa sebanyak 542 titik BTS dari 1.133 BTS yang didukung Huawei di Lombok mengalami gangguan akibat pasokan listrik turut terganggu. Huawei mengaku telah melakukan koordinasi internal secara intensif dan komunikasi dengan pihak operator terkait.

Selain itu, Huawei juga mengaku telah membentuk satuan tugas bencana alam, dan menerapkan sistem pelaporan berkala terkait dengan kondisi dan stabilitas jaringan yang terkena dampak gempa. Huawei menyebut dalam kurun wajtu 96 jam, perusahaannya telah memulihkan sebanyak 502 BTS.

Sehingga per tanggal 10 Agustus 2018, sebanyak 92,6 persen jaringan disebut Huawei telah beroperasi secara normal. Namun, perusahaan asal Tiongkok ini mengaku masih melakukan pemantauan secara berkala sebagai upayanya mengantisipasi dampak serta risiko gempa susulan.

Sebagai informasi, bencana gempa bumi terjadi pada hari Minggu 5 Agustus 2018 lalu pada pukul 18:46:35 WIB, berkekuatan 7 skala Richter. Gempa bumi tersebut diikuti oleh gempa susulan dengan kekuatan 6,2 skala Richter pada hari Kamis 9 Agustus 2018, pukul 12.25 WIB.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.