Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kemenperin, Taufiek Bawazier.
Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kemenperin, Taufiek Bawazier.

Kementerian Perindustrian dan Stakeholder Rancang Virtual Techno Park

Teknologi Kementerian Perindustrian
Cahyandaru Kuncorojati • 17 September 2021 08:10
Jakarta: Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berkolaborasi dengan multi-stakeholder mengembangkan virtual Techno Park sebagai solusi keterbatasan tatap muka sekaligus memberikan ruang kerja sama lebih luas.
 
Langkah ini diresmikan dengan penandatangan MoU pengembangan Virtual Techno Park yang dilaksanakan secara virtual sekaligus tatap muka dari Jakarta dan Surabaya antara Kemenperin, Asosiasi Internet of Things Indonesia (ASIOTI), Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Indosat Ooredoo, Polytron, dan Alita Praya Mitra.
 
“Kerjasama dengan banyak pihak, asosiasi, akademisi, perusahaan serta stakeholder yang lain akan membuat Virtual Technopark ini menjadi semakin berkembang,” ujar Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kemenperin, Taufiek Bawazier.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Hal ini mendukung terciptanya industri yang mampu memberikan solusi bagi permasalahan bangsa, pemenuhan kebutuhan SDM yang kompeten untuk bekerja pada Sektor industri 4.0, riset dan prototype untuk mendukung transformasi digital sektor industri unggulan,” jelasnya.
 
Langkah bersama multi stakeholder di bidang industri teknologi dan telematika ini bukan yang pertama. Kemenperin sejak tahun 2005 telah membangun 14 pusat pertumbuhan industri telematika seperti di Jakarta, Depok, Bandung, Cimahi, Semarang, Bali, dan lainnya.  Di tengah kondisi saat ini maka Techno Park ikut beradaptasi.
 
“Virtual Technopark ini membuka ruang kolaborasi yang lebih luas bagi semua pihak yang pada akhirnya membawa manfaat bagi masyarakat Indonesia. Asosiasi mendukung kolaborasi ini agar dapat berkembang lebih jauh dimana Virtual Technopark menjadi supermarket pengembangan hingga pemasaran bagi solusi dan talent di bidang telematika khususnya berbasis IoT,” tutur Ketua Umum ASIOTI, Teguh Prasetya.
 
Direktur Penjualan dan Pemasaran PT Alita Praya Mitra, Martini Soejatno sebagai pelaku di industri telematika melihat kehadiran Virtual Techno Park sangat penting sebagai wadah komunikasi dan sinergi antara startup, pelaku industri, dan institusi pendidikan di bawah dukungan pemerintah.
 
(MMI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif