Ilustrasi.
Ilustrasi.

Singapura Ingin Latih Pekerja Perlindungan Data

Teknologi teknologi
Ellavie Ichlasa Amalia • 18 Juli 2019 17:49
Jakarta:Singapura mengumumkan peta jalan pelatihan dan kerangka kerja kompetensi untuk melatih para pekerja perlindungan data. Mereka menganggap, hal ini akan mendukung ekonomi digital dengan lebih baik.
 
Salah satu rencana mereka adalah program pelatihan selama satu tahun, yang didasarkan pada kerangka kerja baru. Pada gelombang pertama, sebanyak 500 orang akan dilatih, menurut laporan ZDNet.
 
Komisi Perlindungan Data Pribadi (PDPC), yang bertanggung jawab atas Hukum Perlindungan Data Pribadi (PDPA), berkata bahwa kerangka kerja dan peta jalan pelatihan mereka akan memberikan "kejelasan" tentang kompetensi apa yang akan diperlukan oleh pekerja yang bertugas melindungi data.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di bawah PDPA, organisasi di Singapura harus menunjuk setidaknya satu orang sebagai orang yang bertanggung jawab atas perlindungan data. Ini dilakukan untuk memastikan bahwa badan tersebut mematuhi peraturan dari pemerintah.
 
Menyadari bahwa data adalah sumber daya penting bagi perusahaan, PDPC berkata bahwa menciptakan mekanisme perlindungan data yang tangguh akan mendukung inovasi dan pertumbuhan perusahaan.
 
Para penjaga data akan memegang peran penting untuk memastikan bahwa data digunakan dengan bertanggung jawab dan bisa digunakan untuk mendorong inovasi.
 
PDPC berharap, kerangka kerja ini akan mendukung perusahaan dan organisasi untuk mempekerjakan dan melatih para petugas perlindungan data, menggunakan level kompetensi yang disebutkan dalam kerangka kerja itu sebagai dasar.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif