YouTube Original Bakal Gratis pada 2020

Lufthi Anggraeni 29 November 2018 09:06 WIB
youtube
YouTube Original Bakal Gratis pada 2020
YouTube berencana untuk menawarkan acara di YouTube Original secara gratis pada tahun 2020.
Jakarta: YouTube dilaporkan berencana menawarkan program orisinal karyanya di YouTube Original secara gratis untuk masyarakat pada tahun 2020 mendatang. Namun acara yang disuguhkan platform ini akan didukung oleh iklan.

Variety melaporkan, hingga tahun 2020, acara pada YouTube Original baru dapat dinikmati oleh pengguna layanan versi berbayar. Masyarakat yang ingin menyaksikan program yang ditawarkan YouTube Original harus berlangganan YouTube Premium terlebih dulu.

Perubahan ini didorong oleh alasan untuk membantu kreator, penulis, aktor dan pelaku lain dalam produksi konten untuk menjangkau pemirsa dalam cakupan lebih besar. Selain itu, YouTube juga mencoba menghadirkan pengiklan konten untuk menjangkau generasi YouTube.


Selain itu, langkah dengan mengandalkan kreativitas dari kreator konten pada platfromnya ini turut menjadi upaya YouTube dalam berkompetisi dengan Netflix dan Amazon, mengingat platform ini tidak memiliki budget besar.

Langkah ini membantu menciptakan permintaan untuk program milik YouTube, mendorong platform stream milik Google ini untuk menambahkan acara baru.

Sebelumnya, YouTube Music mengumumkan harga baru lebih terjangkau untuk pelajar yang mendaftarkan diri sebagai anggota premium.

Harga ini telah mendapat potongan harga menjadi USD4,99 per bulan (Rp72.532). Sebelumnya, layanan ini ditawarkan seharga USD9,99 (Rp145.209) per bulan.

YouTube menyebut untuk saat ini, harga lebih terjangkau ini hanya tersedia di Amerika Serikat untuk pelajar di universitas terakreditasi.



(MMI)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.