CEO Dana, Vincent Iswara. (medcom.id)
CEO Dana, Vincent Iswara. (medcom.id)

Satu Tahun Sejak Diluncurkan, Dana Punya 10 Juta Pengguna

Teknologi startup
Ellavie Ichlasa Amalia • 25 Maret 2019 17:57
Jakarta:Satu tahun telah berlalu sejak Dana mengaktifkan sistemnya pada 21 Maret 2018. CEO Dana, Vincent Iswara mengatakan, per Januari, pengguna Dana telah mencapai 10 juta orang.
 
"Pada Januari, jumlah transaksi melalui Dana mencapai satu juta setiap harinya," kata pria yang akrab dengan panggilan Vincent ini ketika ditemui di Capital Place, 25 Maret 2019. Dia bahkan mengklaim bahwa startup yang dia bangun adalah startup yang paling cepat berkembang.
 
Dana adalah aplikasi dompet digital. Anda bisa mengisi saldo Dana dan menggunakannya untuk melakukan pembayaran, baik di penjual online ataupun offline. Selain itu, Anda juga bisa mengirimkan uang itu ke pengguna lain. Anda bahkan akan bisa mengirimkan saldo ke non-pengguna berdasarkan nomor telepon.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jika belum membuat akun Dana, sang penerima akan mendapatkan SMS berisi tautan untuk mengunduh Dana. Jika penerima tidak mengunduh Dana dalam waktu yang telah ditentukan, maka uang yang telah dikirimkan akan kembali ke pengirim.
 
Sedikit berbeda dari aplikasi uang elektronik seperti Go-Pay atau OVO, Dana tidak hanya memungkinkan pengguna untuk menggunaka saldo Dana untuk melakukan pembayaran.
 
Di Dana, Anda juga bisa mengintegrasikan kartu debit dan/atau kartu kredit Anda. Inilah alasan mengapa Dana mengklaim dirinya sebagai dompet digital.
 
Tujuan Dana adalah untuk mendorong inklusi keuangan. Selain bekerja sama dengan berbagai perusahaan ternama agar menerima pembayaran via Dana, startup ini juga berencana menggaet 63 juta UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) di Indonesia.
 
Satu Tahun Sejak Diluncurkan, Dana Punya 10 Juta Pengguna
 
Salah satu hal yang Vincent banggakan dari Dana adalah keakuratan dana. "Transaksi dari sistem Dana, sebagian besar tidak ada masalah ketidakakuratan data. Sehingga para penjual tidak perlu mencari kesalahan informasi pembayaran. Ini akan mendorong perputaran uang yang lebih cepat," katanya.
 
Kopi Kenangan adalah salah satu penjual yang menerima pembayaran dengan Dana. COO dan pendiri Kopi Kenangan, James Prananto mengatakan, jumlah pelanggan yang membayar dengan Dana meningkat pesat.
 
"Pada Q4 2018 dari total transaksi, penggunaan dana mencapai 17-18 persen. Pada Q1 sudah menjadi 30 persen. Dan angka ini terus naik. Saya kira, pada Q2 angka ini bisa menjadi 40 persen dan pada akhir tahun mencapai 50 persen atau lebih," katanya.
 
Dia optimistis dengan tren naiknya penggunaan uang digital. Alasannya karena semakin banyak pengguna smartphone di Indonesia. Selain itu, waktu penggunaan Indonesia juga relatif lebih lama dari negara-negara lain.
 
"Pengguna smartphone Indonesia menggunakan smartphone rata-rata 96 menit per hari. Angka itu lebih tinggi dari negara lain yang lebih maju seperti Rusia, Inggris, dan Jerman. Ini bagus untuk pembayaran digital karena ini berarti orang Indonesia sudah terbiasa dengan smartphone. Jadi, pembayaran digital bukan sesuatu yang tidak mereka mengerti."
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif