Penurunan penjualan iPhone diprediksi akan terus terjadi hingga tahun 2020 mendatang.
Penurunan penjualan iPhone diprediksi akan terus terjadi hingga tahun 2020 mendatang.

Analis Prediksi Penjualan iPhone Kembali Menurun

Teknologi apple
Lufthi Anggraeni • 10 Desember 2018 11:16
Jakarta: Citra premium dan pengenalan merek Apple menjadi salah satu nilai jual yang menarik konsumen di pasar smartphone. Selama beberapa bulan sebelumnya, sejumlah laporan mengindikasikan penjualan smartphone Apple mengalami penurunan.

Analis Nomura, Anne Lee, memprediksi Apple akan kembali mengalami penurunan pada tahun 2019 dan tahun 2020. Penurunan tersebut diprediksi dari angka 213 juta unit pada tahun 2018 menjadi 204 juta unit pada tahun 2019.

Sementara itu, penurunan penjualan iPhone pada tahun 2020 diprediksi menjadi 200 juta unit. Penurunan tersebut disebut didorong oleh sejumlah perubahan yang terjadi pada departemen eksternal Apple.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Menurut laporan tersebut, Apple akan mempertahankan bahasa desain yang diperkenalkannya pada iPhone X untuk iPhone generasi 2019. Hal ini berarti penerus iPhone XR, iPhone XS, dan iPhone XS akan tampil serupa dengan generasi yang saat ini dipasarkan Apple. Satu-satunya perbedaan utama, selain upgrade di bidang spesifikasi internal dan peningkatan kamera, disebut Lee akan dihadirkan Apple dalam sejumlah fitur berteknologi Augmented Reality (AR).

Sehingga, Apple diperkirakan akan memperkenalkan sejumlah perubahan eksternal pada iPhone keluaran tahun 2020, meski belum tersedia informasi secara spesifik. Perubahan ini juga akan berdampak pada desain poni yang diusung ponsel cerdas ini.

Selain itu, analis ini menyebut bahwa Apple akan lebih terfokus pada teknologi AR dan perkenalan lini iPhone dengan dukungan konektivitas 5G. Saat ini, Apple belum memberikan tanggapan resmi terkait dengan laporan penjualan terbaru tersebut.

Namun, sejumlah pembaruan terbaru pada strategi pemasaran Apple mengindikasikan kebenaran dari laporan ini. Karenanya, penurunan penjualan pada tahun-tahun mendatang dinilai bukan sekadar prediksi.


(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi