?WhatsApp menggulirkan update beta untuk memperbaiki keterbatasan mode PiP di aplikasi versi Android.
?WhatsApp menggulirkan update beta untuk memperbaiki keterbatasan mode PiP di aplikasi versi Android.

WhatsApp Perbaiki Mode PiP via Update Beta

Teknologi whatsapp
Lufthi Anggraeni • 31 Maret 2019 11:27
Jakarta: WhatsApp menggulirkan mode Picture-in-Picture (PiP) untuk aplikasi versi iPhone karyanya pada bulan Mei tahun 2018 lalu, dan kemudian memperluas kehadiran fitur tersebut pada aplikasi versi Android pada bulan Desember.
 
Namun, fitur di aplikasi Android masih memiliki sejumlah keterbatasan, karena hanya mampu memutar video di dalam percakapan. Kini, WhatsApp menggulirkan update beta versi terbaru untuk memperbaiki keterbatasan ini.
 
GSM Arena melaporkan, pada WhatsApp Android versi beta 2.19.86, pengembang aplikasi pesan instan ini meningkatkan kemampuan mode PiP sehingga dapat berfungsi serupa dengan fitur yang tersedia pada aplikasi versi iPhone.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mode PiP lebih baik ini mampu memutar video pada jendela kecil saat pengguna menutup halaman percakapan, mengecilkan aplikasi, atau beralih ke aplikasi lainnya. Sementara itu, WhatsApp masih menguji fitur ini sehingga belum tersedia di seluruh pengguna aplikasi versi Android.
 
Namun, fitur ini diperkirakan akan segera tersedia secara lebih luas jika proses pengujian berjalan dengan mulus. Selain itu melalui update versi beta ini, WhatsApp juga menggulirkan fitur terbaru, memungkinkan pesan suara diputar secara otomatis.
 
Fitur ini dikabarkan tengah dikembangkan WhatsApp sejak November tahun 2018 lalu, dan baru dapat digunakan oleh pengguna dalam jumlah terbatas.
 
Sebelumnya, co-founder WhatsApp Brian Acton menyebut bahwa WhatsApp telah kehilangan identitas dan jiwanya di bawah kepemimpinan Facebook.
 
Co-founder Brian Acton meninggalkan WhatsApp pada 2017. Dia mengaku tidak senang dengan perubahan strategi WhatsApp setelah dipimpin Facebook. Dia menyesalkan bahwa WhatsApp kini tidak lagi memiliki identitas seperti ketika aplikasi chatting itu baru pertama kali dibuat.
 
Sementara itu, WhatsApp tengah menguji fitur baru yang memungkinkan pengguna melihat frekuensi satu pesan dikirimkan. Update beta ke versi 2.19.80 didukung fungsionalitas baru memungkinkan pengguna mengetahui frekuensi pesan yang diterima dikirimkan.
 
Untuk dapat memperoleh informasi ini, pengguna perlu meneruskan pesan yang diterimanya, mengakses bagian info pesan, dan pengguna dapat menemukan data tersebut di bagian tersebut. Pesan yang telah diteruskan sebanyak lima kali atau lebih akan ditandai dengan gelembung menyebut “Frequently Forwarded”.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif