LG Patenkan Pena Cerdas Layar Fleksibel
LG dilaporkan mematenkan stylus cerdas dengan bekal layar fleksibel, memungkinkan berfungsi layaknya smartphone.
Jakarta: LG dilaporkan mematenkan stylus cerdas yang berpotensi untuk menggantikan ponsel, berkat bekal dua layar di bodinya.

Satu kecil disebut bertugas sebagai jalan pintas untuk apliasi, notifikasi, dan penampil waktu, sedang layar dengan ukuran lebih besar merupakan layar fleksibel.

Dokumen paten pena cerdas ini juga menampilkan tombol khusus bertugas untuk menggulirkan keluar dan masuk layar fleksibel, sehingga pengguna dapat menggunakan pena layaknya smartphone pada umumnya saat mereka dibutuhkan.


Pena cerdas ini dapat menjalankan aplikasi reguler dan dapat digunakan untuk menjelajahi internet dan menuliskan pesan teks. LG juga diperkirakan tengah mempertimbangkan ide untuk membenamkan layar serupa pada TV 65 inci yang dapat digulung karyanya.

Selain layar, pena ini juga dibekali dengan berbagai sensor yang umumnya ditemukan pada smartphone modern. Sensor tersebut termasuk gyro, e-compass, proximity, pressure, camera, dan sensor pelacak mata. Perangkat ini juga dibekali oleh sensor pemindai sidik jari, serta mikrofon dan speaker.

Selain itu, paten ini juga mengindikasikan fitur menarik yang memungkinkan pena untuk dihubungkan dengan perangkat cerdas lainnya seperti ponsel atau tablet. Menuliskan teks pada permukaan manapun akan menampilkan tulisan muncul pada layar perangkat yang terhubung.

LG juga dikabarkan tengah mengembangkan smartphone berdesain lipat setelah salah satu dokumen paten yang didaftarkannya mendapatkan persetujuan. Paten ini turut mengindikasikan bahwa perangkat tersebut merupakan ponsel reguler yang dapat dilipat di bagian tengah.

Sementara itu, Apple mungkin akan menjadikan LG sebagai pemasok alternatif untuk layar OLED yang mereka gunakan pada iPhone X. Dengan menjadikan LG sebagai pemasok sekunder, Apple akan bisa mendapatkan layar OLED dengan lebih cepat dan lebih murah.



(MMI)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard: ASUS PRIME Z370-A, MSI X470 Gaming Plus
  • VGA: Colorful iGame GTX 1070 X-TOP-8G, ASUS Strix Vega 64
  • RAM: Apacer Panther RAGE 2400MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Apacer Panther AS340 240GB + Seagate Barracuda 8TB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Mouse: Logitech G903, Logitech G603
  • Keyboard: Logitech G610 Orion, Logitech G613
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.