Mengutip Digital Trends, kedua model terbaru yang menggantikan versi sebelumnya yang masih menggunakan jack 3,5 mm. Pembaruan ini diperkenalkan sebagai respons terhadap semakin banyaknya perangkat modern yang menghilangkan port audio tradisional.
Pembaruan ini sekaligus menjawab kebutuhan konsumen akan kualitas suara unggul tanpa harus beralih ke perangkat nirkabel lebih mahal. Perubahan paling signifikan dari seri baru ini adalah konektivitas USB-C yang menjadi medium utama untuk menghubungkan perangkat audio ke ponsel, tablet, atau komputer tanpa memerlukan adaptor terpisah.
Dengan USB-C, kedua model ini dapat terhubung langsung ke berbagai platform, termasuk Android, iPad, laptop Windows, macOS, bahkan iPhone dengan USB-C, sehingga pengalaman audio yang dihasilkan lebih murni dan bebas dari distorsi yang kerap muncul pada sambungan analog standar.
Baik HD 400U maupun CX 80U mendukung pemutaran audio 24-bit/96 kHz, berarti kedua perangkat mampu menyampaikan kualitas suara hi-res yang umumnya hanya bisa dinikmati melalui perangkat kelas atas atau streaming audio lossless.
Pendekatan ini memungkinkan sinyal audio digital diproses langsung oleh DAC internal headphone atau earbud, sehingga terhindar dari keterbatasan headphone amp internal pada banyak ponsel atau laptop kelas menengah.
Hasilnya adalah suara lebih jernih, detail instrumen lebih terdefinisi, serta pengalaman mendengarkan musik lebih imersif dibandingkan dengan kebanyakan perangkat Bluetooth berharga terjangkau.
HD 400U mempertahankan desain over-ear closed-back, mirip dengan pendahulunya HD 400S, efektif memberikan isolasi suara pasif tanpa perlu active noise cancellation (ANC). Desain ergonomis serta driver yang disetel dengan baik memungkinkan headphone ini cocok untuk penggunaan harian di kantor, perjalanan, ataupun di rumah.
Selain itu, model ini bisa dilipat dan disimpan dalam pouch kecil yang memudahkan portabilitas. Sementara itu, CX 80U merupakan earbud kabel yang tetap mempertahankan kenyamanan penggunaan ear-tip yang bisa disesuaikan ukurannya.
Earbud ini dirancang untuk pengguna yang menginginkan portabilitas tinggi dengan suara seimbang namun kuat, cocok untuk musik pop, rock, atau konten multimedia harian. Kendati perubahan dari jack 3,5 mm ke USB-C terkesan sederhana, langkah ini memiliki dampak signifikan terutama di era dengan port audio analog semakin jarang ditemui di perangkat modern.
Dengan USB-C, Sennheiser memastikan kedua produk barunya tetap relevan dengan kebutuhan penggunaan kontemporer, tanpa harus mengorbankan kualitas suara. Selain itu, kedua model mendukung format pemutaran hi-res tanpa kompresi seperti pada Bluetooth.
Dengan dukungan tersebut, pengguna dapat menikmati musik dengan kedalaman dan dinamika yang lebih baik, terutama pada lagu dengan rekaman berkualitas tinggi. Hal ini membuat HD 400U dan CX 80U menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang ingin mendapatkan suara audiophile-style pada perangkat terjangkau.
Model terbaru ini juga tetap mempertahankan nilai-nilai inti teknologi audio Sennheiser, termasuk karakter suara yang seimbang serta respon frekuensi dinamis, ciri khas lini headphone dan earbud Sennheiser yang telah dikenal sejak lama di pasar audio konsumen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News